- Polda Papua mengirimkan 300 personel Brimob ke Wamena, Kabupaten Jayawijaya, pada 16 Mei 2026 untuk mempertebal pengamanan wilayah.
- Penambahan pasukan dilakukan guna mencegah konflik perang antarsuku susulan serta mempercepat pemulihan situasi keamanan di daerah tersebut.
- Situasi kamtibmas di Wamena dilaporkan telah berangsur pulih dan masyarakat setempat sudah kembali menjalankan aktivitas sosial secara normal.
Suara.com - Kepolisian Daerah (Polda) Papua mengirimkan kurang lebih 300 personel Brimob untuk mempertebal pengamanan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan guna mencegah terjadinya konflik perang antarsuku susulan.
Perwira Penghubung Polda Papua di Papua Pegunungan Kombes Pol Andi Y Enoch di Wamena, Minggu (17/5/2026), mengatakan sesuai arahan dari Kapolda Papua untuk situasi keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas di Jayawijaya segera pulih, maka ada dukungan penambahan pasukan dari Brimob Polda Papua yang sudah terbang Sabtu (16/5) sore ke Wamena.
“Sesuai arahan Pak Kapolda, sekitar 300 personel Brimob Polda Papua diterbangkan ke Wamena untuk membantu pengamanan dan memulihkan situasi kondisi di sini,” katanya sebagaimana dilansir Antara.
Menurut dia, situasi kamtibmas di Wamena, Kabupaten Jayawijaya telah berangsur pulih, terlihat masyarakat sudah melakukan aktivitas seperti biasa.
“Setelah kami melakukan pemantauan langsung ke lapangan situasi kamtibmas sudah aman, dan masyarakat telah kembali melakukan aktivitas,” ujarnya.
Dia menjelaskan fokus utama saat ini di Wamena, Kabupaten Jayawijaya adalah memulihkan situasi kamtibmas pascaperang antarsuku dan mengembalikan masyarakat ke daerah asal setelah pertikaian itu.
“Kami bersama pemerintah daerah, tentu dengan bapak gubernur untuk secepatnya memulihkan kondisi daerah sehingga aktivitas sosial, ekonomi, pendidikan dan kesehatan dapat kembali seperti biasa,” katanya.
Dia mengharapkan perang antarsuku di Papua Pegunungan tidak terjadi lagi dan masyarakat bisa hidup rukun, damai dan tenteram di daerah ini.
“Kami tentu dari Polda Papua berharap perang suku yang terjadi di Wamena supaya tidak terjadi lagi dan seluruh masyarakat bisa hidup dengan damai di Papua Pegunungan,” ujarnya.
Baca Juga: 'Pesta Babi' Ungkap Realitas Kelam, Kader PDIP: Jika Film Itu Tidak Bagus, Sediakan Ruang Debat
Berita Terkait
-
Cara Dapat Akses Nonton Film Pesta Babi: Gratis, Tapi Ada Minimal Penontonnya
-
Nyesek! Rayen Pono Merasa Berdosa Usai Nonton Film Pesta Babi: Ada Praktik Penjajahan di Papua
-
Film Pesta Babi: Hutan Mereka Diambil, Seolah Papua adalah Tanah Tak Bertuan
-
'Pesta Para Babi Pembangunan': Lagu Hip-Hop dari Pari Kesit yang Bikin Penguasa Kepanasan
-
'Pesta Babi' Ungkap Realitas Kelam, Kader PDIP: Jika Film Itu Tidak Bagus, Sediakan Ruang Debat
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh
-
Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan
-
Banding Kasus Chromebook, Pengamat Ingatkan PT Tak Ulur Waktu Tahan Ibrahim Arief
-
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa, Relawan PROBO Siap Kawal Program Strategis
-
Dari Limbah ke Pasar Dunia, Rahasia Wayan Sudira Ubah Sampah Kayu Laut Jadi Cuan Ekspor
-
Ukir Prestasi, Gus Ipul Apresiasi Siswa Sekolah Rakyat Surakarta
-
Viral Manusia Silver Todong Pisau di Kuta, Polisi Tangkap Pria Asal Bandung
-
Amnesty Desak DPR Segera Sahkan UU Anti Bahan Korosif Usai Kasus Andrie Yunus
-
Usman Hamid Kritik Peradilan Militer yang Abaikan Korban: Kehilangan Legitimasi Hukum
-
Pernyataan Presiden soal Dolar Dinilai Bisa Jadi Sentimen Negatif bagi Rupiah