Suara.com - Hari Raya Idul Adha akan diperingati setiap tanggal 10 Dzulhijjah, yang tahun ini jatuh pada tanggal 10 Juli 2022. Lebaran kurban ini identik dengan kisah Nabi Ibrahim dan Ismail.
Peringatan Hari Raya Idul Adha tak lengkap rasanya jika kita tidak mengenang sejarah penyembelihan hewan untuk kurban. Cerita ini tak lepas dari kisah Nabi Ibrahim dan Ismail, ayah dan anak ini membuktikan arti ketaatan yang sebenarnya kepada Allah SWT.
Semasa hidup Nabi Ibrahim AS yang merupakan ayah dari Nabi Ismail keduanya memiliki hubungan yang sangat dekat. Kasih sayang di anatara keduanya snagatlah besar. Namun karena ketaan kepada Allah SWT, mereka harus saling merelakan untuk berpisah.
Kisah Nabi Ibrahim dan Ismail
Berikut ini kisah Nabi Ibrahim dan Ismail hingga awal mula diperingatinya Hari Raya Idul Adah setiap tahun.
Kisah Nabi Ibrahim bermula saat dirinya mengunjungi istri dan anaknya, Hajar dan Ismail di Mekah. Suatu hari Nabi Ibrahim, Hajar dan Ismail menggiring ternaknya yang berjumlah puluhan ekor.
Tak teras hari mulai larut, ketiganya memutuskan tidak melanjutkan perjalanannya. Mereka memilih bermalam disuatu tempat yang bernama Masy'aril Haram. Karena terlalu lelah mereka pun langsung terlelap.
Di tengah nyenyaknya tidur Nabi Ibrahim, tiba-tiba saja beliau bermimpi buruk. Ia bermimpi Allah SWT memerintahakannya untuk menyembelih putra semata wayangnya, Ismail sebagai kurban.
Seketika itu beliau langasung terbangun dari tidur nyenyaknya, ia duduk dan berusaha mengartikan mimpinya itu. Ia ingin memastikan apakah mimpinya itu benar datang dari Allah ataukah dari jin. Hingga akhirnya beliau terjaga sampai pagi dan tak mau menceritakan mimpinya kepada istri dan anaknya. Beliau khawatir jika menceritakan mimpinya itu hanya akan membuat takut Hajar dan Ismail.
Baca Juga: 5 Amalan Bulan Dzulhijjah Sesuai Sunnah, Amalkan Agar Mendapat Keberkahan
Mereka kemudian melanjutkan perjalanannya berasama puluhan ternaknya. Di tengah perjalanan mereka juga sempat beristirahat sejenak lalu melanjutkan perjalananya kembali. Sepanjang perjalanan itu, Nabi Ibrahim tak banyak bicara sementara Ismail nampak selalu ceria dan wajahnya berseri.
Ketika sampai di kediamannya, pada malam hari Nabi Ibrahim yang tengah tertidur bermimpi lagi. Ini merupakan mimpi yang sama dengan mimpi sebelumnya. Namun kali ini suara di dalam mimpi tersebut terdengar sangat jelas.
"Wahai, Ibrahim! Sembelilah Ismail untuk berkurban kepada Allah SWT!" demikianlah suara dalam mimpi Nabi Ibrahim AS.
Nabi Ibrahim lalu terbangun dengan perasaan yang gundah. Menjelang waktu subuh beliau pun tidak melanjutkan tidurnya. Ia mengambil air wudhu lalu membangunkan istri dan anaknya untuk beribadah kepada Allah.
Tak lama setelah ia bermimpi untuk kedua kalinya dengan perintah yang sama. Nabi Ibrahim kembali bermimpi lagi, mimpi ketiganya ini sama dengan mimpi pertama dan kedua. Hal inilah yang kemudian membuatnya yakin bahwa mimpi tersebut memang datang dari Allah SWT.
Beliau merasa resah dan gelisah karena memikirkan harus menyembelih putranya. Karena selama ini Ismail merupakan putra satu-satunya yang tentu sangat ia sayangi. Disela-sela kegundannya itu, setan berkali-kali menghasut Nabi Ibrahim untuk membangkang perintah Allah, namun Nabi Ibrahim mampu menepisnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Skandal WO Marwah: 58 Calon Pengantin Tertipu, Total Kerugian Tembus Rp2,6 Miliar
-
Tak Perlu Tunggu 32 Tahun, Ray Rangkuti Ungkap Alasan Rezim Sekarang Lebih Cepat Digoyang
-
Gagal 'Pelaminan', Pasutri Pemilik WO Marwah Kini Berakhir di Sel Tahanan
-
Prabowo Diminta 'Pensiun' Keliling Dunia, Saatnya Oper Misi Diplomatik ke Menlu Sugiono
-
Dinasti Politik Tak Lagi Vulgar Ala Orba, Kini Lebih Licin dan 'Main Cantik'
-
Pakar Sebut Hakim PN Jakpus Bisa Kabulkan Gugatan LCC Empat Pilar MPR, Jadi Terapi Kejut
-
KPK Didesak Segera Periksa Dirjen Bea Cukai Djaka Terkait Kasus Suap Blueray Cargo
-
Ray Rangkuti Sentil Mentalitas '5D' DPR: Datang, Duduk, Duit, dan Jadi Jubir Pemerintah
-
Daftar Majelis Hakim PN Jakpus yang Bakal Adili Gugatan LCC MPR, Ada Sosok Ummi Kusuma Putri
-
Ketua MPR Ahmad Muzani Digugat ke PN Jakpus Buntut Kisruh LCC Empat Pilar