Suara.com - Pengemudi mobil menabrak pemotor di Jalan Kapten Tendean, Mampang, Jakarta Selatan. Penyebab daripada kecelakaan ini diduga karena pengemudi mobil dalam keadaan mabuk.
Peristiwa ini terekam kamera hingga videonya viral di media sosial. Salah satunya diunggah oleh akun Instagram @merekamjakarta.
Dalam keterangannya disebut terjadi pada Minggu (3/7/2022) sekitar pukul 01.25 WIB dini hari tadi.
"Mobil tabrak motor di Jalan Kapten Tendean, sopir mobil diduga dalam kondisi mabuk," tulis akun @merekamjakarta.
Berdasar keterangan warga sebagaimana dijelaskan @merekamjakarta, pengemudi mobil tersebut menabrak pengendara sepeda motor dari belakang.
Sesaat kejadian, terduga pelaku sempat berupaya melarikan diri. Namun, upaya tersebut digagalkan oleh pengemudi ojek online alias ojol.
"Sopir ojek online langsung mencegat laju mobil agar tak kabur," katanya.
Pengemudi sepeda motor atau korban dalam kecelakaan ini telah dilarikan ke rumah sakit terdekat. Sedangkan, pihak kepolisian dikabarkan telah turun tangan menangani kasus ini.
Suara.com telah mencoba menghubungi Kanit Laka Polres Metro Jakarta Selatan AKP Sigit Prabowo. Namun hingga artikel ini ditanyakan belum ada penjelasan lebih lanjut terkait peristiwa ini.
Berita Terkait
-
Viral Sopir Pajero Terduga Pelaku Tabrak Lari di Tanah Abang jadi Sasaran Amuk Massa, Mobil sampai Diinjak-injak
-
Viral Video Mobil Diamuk Massa Diduga Gegara Maling dan Tabrak Lari: Awas Salah Sasaran Lagi
-
Viral Warga Ramai-ramai Kejar hingga Amuk Pengendara Mobil di Medan
-
Viral Tabrak Lari Pejalan Kaki, Sopir CRV Diamankan Driver Ojol di Patal Senayan
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Percepat Program Prioritas Pemerintah, Kemendagri Akan Gelar Rakornas Pusat & Daerah 2026
-
Akhirnya Senyum Lebar! Hogi Minaya Blak-blakan Soal Masa Kelam Jadi Tersangka
-
Kemenkes Kerahkan 513 Nakes ke Wilayah Paling Terisolir di Aceh
-
KPK Endus Perintah Petinggi Maktour Travel untuk Hancurkan Barang Bukti Kasus Haji
-
Pejabat OJK-BEI Mundur Saja Tak Cukup, Ketua Banggar DPR Desak Rombak Aturan 'Free Float'
-
Kasus Korupsi Iklan Bank BJB, KPK Telusuri Komunikasi Ridwan Kamil dan Aliran Dana Miliaran
-
Gus Yahya Buka Suara: Tambang Jadi Biang Kerok Kisruh di Tubuh PBNU?
-
KPK Sita Dokumen Proyek Hingga Barang Bukti Elektronik dari Kantor Wali Kota Madiun
-
KPK Gandeng BPK Periksa Gus Yaqut Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji
-
PBNU Rayakan Harlah Satu Abad di Istora Senayan Besok, Prabowo Dijadwalkan Hadir