- Aktivis HAM, Fatia Maulidiyanti, mendesak penangkapan pelaku penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus di Jakarta Pusat.
- Andrie Yunus disiram air keras pada Kamis (12/3/2026) malam sepulang podcast, menyebabkan luka bakar serius pada mata kanan.
- Fatia meminta Presiden membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta independen agar kasus penyiraman ini dapat segera terungkap terang.
Suara.com - Aktivis HAM, Fatia Maulidiyanti, mendorong agar pihak kepolisian segera menangkap pelaku penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus.
Sebab, dalam konferensi pers sebelumnya, aparat telah berjanji bahwa pelaku teror terhadap Andrie bisa tertangkap dalam 1–2 hari ke depan.
“Kemarin kepolisian bilang kan satu sampai dua hari ini. Berarti kalau siaran persnya itu kemarin gitu ya, seharusnya hari ini atau besok kepolisian dapat mengumumkan ya,” kata Fatia di depan Kantor Komnas HAM, Jakarta Pusat, Selasa (17/3/2026).
Fatia berharap aparat bisa tepat waktu melakukan penangkapan terhadap pelaku, sehingga tidak terlalu lama dalam mengungkap dalang dari aksi tersebut.
“Mudah-mudahan pelakunya, tersangkanya, sampai dengan dalang-dalangnya bisa segera diidentifikasi oleh kepolisian dan segera ditangkap,” ujarnya.
Fatia mendesak agar pihak kepolisian dalam kurun waktu satu bulan ke depan dapat memberikan perkembangan yang signifikan, mengingat penanganan kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan memakan waktu yang panjang.
“Kami juga mendorong khususnya kepada Presiden Republik Indonesia untuk juga segera membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) independen, di mana itu adalah hasil dari konsultasi dengan berbagai elemen masyarakat sipil agar kasus ini juga bisa dibuka seterang-terangnya,” pungkasnya.
Diketahui, Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal (OTK).
Akibatnya, Andrie mengalami luka bakar serius, terutama di bagian mata kanan. Ia disiram air keras sepulangnya dari Kantor YLBHI usai melakukan siaran podcast bertajuk “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia” pada Kamis (12/3/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.
Baca Juga: Gelar Doa Bersama, Fatia Maulidiyanti Tuntut Negara Agar Kasus Andrie Yunus Mendapat Jalan Terang
Berdasarkan penyelidikan, penyiraman terhadap Andrie melibatkan empat orang.
Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, mengatakan dari rekaman CCTV terlihat keempat terduga pelaku tengah menunggu korban di depan KFC Cikini, Jakarta Pusat.
"Diduga empat orang terduga pelaku yang menggunakan dua sepeda motor menunggu korban di depan KFC Cikini," kata Iman dalam konferensi pers, Senin (16/3/2026) kemarin.
Berita Terkait
-
Gelar Doa Bersama, Fatia Maulidiyanti Tuntut Negara Agar Kasus Andrie Yunus Mendapat Jalan Terang
-
Teriakan Andrie Pecah di Salemba, Teror Air Keras jadi Upaya Pembunuhan Berencana
-
Mensesneg Tegaskan Perintah Prabowo Usut Tuntas Kasus Andrie Yunus
-
Komnas HAM Beri Status Pembela HAM ke Andrie Yunus, Desak Polisi Ungkap Teror Air Keras
-
Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, LPSK Berikan Perlindungan bagi Korban dan Saksi
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
Pilihan
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
Terkini
-
Momentum Hardiknas, BEM SI Gelar Demo di Patung Kuda Kritisi Soal Pendidikan
-
Soal Video Amien Rais yang Singgung Teddy Hilang di YouTube, Ketum Partai Ummat: Tanya Pemerintah
-
Amien Rais Santai Bakal Dipolisikan, Ketum Partai Ummat: Hukum Jangan Jadi Alat Pukul Politik!
-
Kritik Penanganan Kasus Andrie Yunus, Megawati: Kok Masuknya ke Pengadilan Militer? Pusing Saya
-
Siapkan Langkah Hukum, Arus Bawah Prabowo Sebut Pernyataan Amien Rais Fitnah Keji dan Halusinasi
-
Soal Pendidikan di Era Prabowo, DPR: Ada Perubahan Nyata, Tapi Tantangannya Masih Sangat Berat
-
Musim Kemarau Sudah Datang, Tapi Kok Masih Hujan? Ini Penjelasan BMKG
-
Darurat Kekerasan di Daycare, HNW Desak Negara Hadir dan Tindak Tegas Pelaku
-
Tokoh Muda Kalimantan Minta Presiden Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan di Daerah
-
Kabar Duka dari Tanah Suci: Calon Haji Asal Bengkulu Wafat Usai Beribadah di Masjid Nabawi