News / Nasional
Selasa, 17 Maret 2026 | 22:21 WIB
Koalisi masyarakat sipil melakukan doa bersama untuk kesembuhan Andrie Yunus, di depan Komnas HAM, Selasa (17/3/2026) malam. [Suara.com/Faqih]
Baca 10 detik
  • Koalisi masyarakat sipil mengadakan doa bersama di depan Komnas HAM pada Selasa (17/3/2026) malam.
  • Andrie Yunus, Wakil Koordinator KontraS, disiram air keras pada Kamis (12/3/2026) dan kini dirawat intensif.
  • Aktivis menuntut kepolisian segera menyelesaikan kasus ini dan menetapkan tersangka percobaan pembunuhan berencana tersebut.

Suara.com - Koalisi masyarakat sipil melakukan doa bersama untuk kesembuhan Andrie Yunus di depan Komnas HAM, Selasa (17/3/2026) malam.

Andrie merupakan Wakil Koordinator KontraS yang disiram air keras oleh orang tidak dikenal di kawasan Salemba pada Kamis (12/3/2026) lalu.

Pantauan Suara.com di lokasi, peserta aksi menyalakan lilin dan meletakkan poster bergambar wajah Andrie di depan Komnas HAM.

Sembari melakukan orasi yang mendukung kesembuhan Andrie, para peserta juga mengutuk keras tindakan penyiraman air keras yang menimpa Andrie.

Aktivis HAM, Fatia Maulidiyanti, mengatakan selain mendoakan kesembuhan Andrie, aksi juga dilakukan untuk mendesak agar kasus ini dapat diselesaikan secepatnya.

“Kami menuntut kepada negara agar kasusnya Andri dapat juga bisa mendapat keterangan secepat-cepatnya dari kepolisian gitu ya, ditetapkannya tersangka,” kata Fatia di lokasi, Selasa.

Fatia menilai aksi penyiraman terhadap Andrie bukan hanya sekadar kasus penganiayaan, namun lebih kepada percobaan pembunuhan berencana.

“Kasus ini juga bukan hanya sebagai penganiayaan berat, tetapi juga adalah percobaan pembunuhan berencana gitu,” ujarnya.

Sementara itu, Fatia mengatakan kondisi Andrie masih dalam perawatan medis di ruang HCU RSCM.

Baca Juga: Teriakan Andrie Pecah di Salemba, Teror Air Keras jadi Upaya Pembunuhan Berencana

Andrie tampaknya bakal menjalani pengobatan yang cukup panjang karena harus melalui sejumlah tahapan operasi.

“Karena ada berbagai macam seri operasi dan juga untuk perbaikan dari kulitnya dan juga dari matanya gitu. Jadi mudah-mudahan dapat segera pulih dan sekarang sudah dalam penanganan yang sangat tepat di RSCM,” katanya.

Fatia mengatakan kondisi mata kanan Andrie sebelumnya cukup parah akibat terkena cipratan air keras. Namun, ia telah menjalani operasi perdana pada bagian mata.

“Dari operasi mata pertama itu sudah ada stem sel dari mata kiri ke mata kanan gitu ya, untuk perbaikan sel matanya gitu. Karena lapisan korneanya, bukan korneanya ya, tapi lapisan korneanya ada yang rusak gitu, jadi perlu diperbaiki,” ujar Fatia.

“Dan nanti juga akan ada beberapa seri operasi lagi begitu. Mungkin untuk detailnya soal medis itu bisa ditanyakan lagi ke teman-teman di KontraS juga, tetapi memang akan ada beberapa rangkaian operasi yang itu untuk memperbaiki matanya Andrie,” imbuhnya.

Kendati demikian, Fatia optimistis kondisi Andrie, terutama mata kanannya, bisa segera pulih seperti sedia kala.

Load More