Suara.com - Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Asep Kuswanto bakal menerjunkan petugas Satpol PP di kawasan Stasiun BNI City agar tidak ada warga yang buang sampah sembarangan. Kawasan tersebut sedang ramai digemari warga luar Jakarta untuk menjadi lokasi nongkrong setiap harinya.
"Dalam pekan ini, kita coba taruh petugas di sana untuk menyosialisasikan kebersihan. Karena memang, walau pun tempat kumpul, yang kumpul di sana juga mesti peduli lah, paling enggak buang sampah. Letakkan sampah pada tempatnya," ujar Asep kepada wartawan, Rabu (6/7/2022).
Asep menuturkan, pihaknya telah mendapatkan sejumlah laporan dari masyarakat mengenai banyaknya warga buang sampah sembarangan di lokasi itu.
"Di kawasan Terowongan Kendal ini kemarin kita baru dapat laporannya. Ternyata, di sana itu tempat kumpul, tapi juga mereka masih kurang peduli dengan lingkungan," kata Asep.
Untuk mengatasi masalah ini, Asep menyebut pihaknya akan menempatkan petugas kebersihan di lokasi mulai pekan ini. Tujuannya untuk menindak mereka yang buang sampah sembarangan saat nongkrong di kawasan terintegrasi transportasi umum itu.
Tak hanya itu, Asep juga mengaku sudah berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk penempatan petugas. Mereka akan melakukan sosialisasi agar nantinya masyarakat yang nongkrong membuang sampah pada tempatnya.
"Kemarin kita juga sudah kordinasi dengan Pak Satpol PP DKI dan mudah-mudahan sudah bisa ada (petugas). Awalnya kita mengimbau, tapi nanti akan ada penindakan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Gegara ABG yang Nongkrong di Stasiun BNI Sering Nyampah, Siap-siap Bakal Ditindak Satpol PP
-
Gegara Anak Citayam Kuasai Kawasan Sudirman, Penjual Starling Ini Kecipratan Rezeki Nomplok
-
Bocah Citayam-Bojonggede Ramai Nongkrong di Stasiun BNI City, Wagub DKI Bakal Tempatkan Petugas
-
Ramai Nongkrong di Stasiun BNI City, Wagub DKI Puji Bocah Citayam-Bojonggede: Mereka Mungkin Cari Hiburan
-
Fenomena 'Citayam Fashion Week': ABG Nongkrong di Stasiun BNI City, Panen Julid Tapi Tetap Dipuji
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Selat Hormuz Dibuka, Iran Sepakati Damai dengan AS Demi Cairkan Aset Rp400 Triliun
-
Tak Ada Ampun! UPN Yogyakarta Sanksi 5 Dosen Terbukti Pelecehan, Satu Orang Terancam Pecat
-
Detik-Detik Mencekam Saat Jurnalis ABC Terjebak Penembakan Gedung Putih
-
Dilaporkan Kasus Dugaan Penyekapan Putri Ahmad Bahar, Hercules Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara!
-
Rentetan Tembakan Mencekam Paksa Gedung Putih Lockdown Total
-
Penembakan Gedung Putih, Pengamanan Donald Trump Diperketat Usai Insiden Baku Tembak Berdarah
-
Terdakwa Militer Dituntut Ringan, Keluarga Kacab BRI Gugat Pasal Peradilan Koneksitas ke MK
-
Hujan Lebat Disertai Petir Ancam Akhir Pekan Warga Jakarta Selatan dan Timur Jelang Petang
-
Program MBG Serap 1,28 Juta Tenaga Kerja, Ribuan UMKM hingga Peternak Ikut Kecipratan
-
Jateng Genjot Investasi EBT dan Pengelolaan Sampah, Ahmad Luthfi Tawarkan ke Para Pengusaha Tiongkok