Suara.com - Seorang perempuan membagikan ceritanya tentang perilaku suami selama menikah. Perempuan yang tengah hamil anak kedua itu menyatakan bimbang untuk pisah atau bertahan dengan suaminya.
Cerita tentang perempuan tersebut diunggah di akun Instagram @wanita.cl dengan meminta pendapat netizen.
Suami Suka Mabuk dan Sewa Perempuan Karaoke
Perempuan yang tengah hamil empat buan tersebut menyatakan bahwa sang suami tidak memberikan nafkah.
Baru diketahui bahwa sang suami ternyata suka karaoke, mabuk, dan menyewa perempuan karaoke.
"Kami menikah sudah tiga tahun, punya anak satu umur dua tahun, sekarang posisisaya hamil anak kedua umur empat bulan," tulis perempuan tersebut.
Pada unggahan tersebut juga ditampakkan detail data transaksi saat suami berkaraoe dan menyewa perempuan.
Detail pengeluaran untuk karaoke tersebut menghabiskan uang kurang lebih Rp 2,1 juta.
"Lebih baik bertahan demi anak atau pisah demi jiwa dan pikiran tenang?" tanya perempuan tersebut.
Curhatan perempuan tersebut sontak mengundang berbagai respons dari warganet.
"Maaf ya mbak enggak nafkahin tapi sanggup bayar di karaoke dengam nominal segitu, buat apa bertahan sementara hak kamu dan anak saja tidak terpenuhi," komentar warganet.
"Buset dua jutaan lebih cuma buat karokean, sedangkan anak istri di rumah enggak dikasih nafkah," imbuh warganet.
"Itu karoke total segitu, apakah pekerjaan suami di kantor di bagian yang suka service orang? jangan-jangan cuman nalangin acara kantor," tambah lainnya.
"Bertahan demi anak boleh, tapi ayahnya kayak mana dulu. Ini mah enggak bisa diperjuangin," tulis warganet di kolom komentar.
"Kalau mau bertahan, bertahanlah buat kebaikan bersama bukan buat kebaikan anak. Anak bahagia kalau liat ibunya bahagia," timpal lainnya.
Berita Terkait
-
Pengendara Motor Terobos Jamaah Tahlil yang Lagi Makan: Si Pemberani
-
Viral Kakek Sembelih Ikan Harga Selangit, Sang Cucu Ungkap Fakta yang Bikin Elus Dada
-
Viral Kakek Sembelih Ikan Harga Selangit, Sang Cucu Ungkap Fakta yang Bikin Elus Dada
-
Anak SD Ini Hanya Pegang Selembar Kertas karena Ayah Tak Mampu Beli Buku Tulis, Publik Ramai Ingin Bantu
-
Terima Aduan Istri Irjen Ferdy Sambo, Dewan Pers ke Media: Hormati Hak Privasi, Jangan Berspekulasi
Terpopuler
- 6 Mobil Bekas 50 Jutaan Cocok untuk Milenial, Bodi Stylish Tak Repot Perawatan
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- 5 Rekomendasi Ban Tubeless Motor Matic, Tidak Licin saat Hujan dan Jalan Berpasir
- 7 Mobil Boros Bahan Bakar Punya Tenaga Kuda, Tetapi Banyak Peminatnya
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
Pilihan
-
Dirumorkan Latih Indonesia, Giovanni van Bronckhorst Tak Direstui Orang Tua?
-
Jadi Kebijakan Progresif, Sineas Indonesia Ingatkan Dampak Ekonomi LSF Hapus Kebijakan Sensor Film
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
5 Tempat Ngopi Tersembunyi di Palembang yang Bikin Ketagihan Sejak Seduhan Pertama
-
6 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp 4 Juta, Investasi Terbaik untuk Gaming dan Streaming
Terkini
-
Berapa Korban Banjir Sumatera Per 30 November 2025? Ini Data BNPB
-
Mangrove Bukan Sekadar Benteng Pesisir: Lebih dari Penjaga Karbon, Penopang Kehidupan Laut
-
Bantu Korban Banjir Aceh, 94 SPPG Gerak Cepat Salurkan 282 Ribu Paket Makanan!
-
Tinjau Bencana Banjir di Aceh, Mendagri Beri Atensi pada Infrastruktur Publik yang Rusak
-
Presiden Prabowo Didesak Tetapkan Darurat Bencana Nasional di Sumatera
-
Banjir Terjang Sumatera, Pimpinan Komisi X DPR Desak Dispensasi Pembayaran Uang Sekolah Bagi Korban
-
Pakar Dorong Pengetatan IUP: Reboisasi Dinilai Kunci Perbaikan Tambang
-
Direktur Eksekutif CISA: Kapolri Konsisten Jaga Amanat Konstitusi sebagai Kekuatan Supremasi Sipil
-
Cak Imin Sebut Ada Peluang Pemerintah Tetapkan Banjir-Longsor di Sumatera Berstatus Bencana Nasional
-
Rasa Bersalah Bahlil Lahadalia Soal Masa Lalunya di Bisnis Tambang yang Merusak Hutan