Suara.com - Dokter hewan dan staf di taman nasional Thailand telah melakukan penyelamatan dramatis setelah seekor bayi gajah dan induknya jatuh ke saluran pembuangan air.
Penyelamatan di Taman Nasional Khao Yai, Thailand, melibatkan penggunaan alat beratdan penggali dan resusitasi atau pompa jantung induk gajah yang tak sadarkan diri oleh tiga orang staf.
Penyelamatan dimulai di tengah hujan lebat di Provinsi Nakhon Nayok pada hari Rabu (13/07) setelah seekor gajah berusia satu tahun jatuh ke lubang drainase pinggir jalan.
Induknyayang terlihat tertekan, yang selama anaknya jatuh terus menjagainya, juga ikut terjatuh setelah dia dibius, menurut penjelasan staf taman nasional.
Tim penyelamat menggunakan pengangkut yang dipasang di truk untuk menarik ibu gajah keluar, sebelum sejumlah stafnaik keatas tubuhnyauntuk melakukan resusitasi jantung paru (RJP) atau pompa jantung.
Sementara itu, seorang penggali membersihkan tanah agar anak gajahagar bisa keluar dari lubang yang licin.
Setelah berhasil dievakuasi, anak gajahitu mulai menyusui induknya, yang segera sadar kembali, dan keduanya akhirnyakembali ke alam bebas.
Artikel ini diproduksi oleh Hellena Souisa dari ABC News.
Baca Juga: Kematian Anak Gajah di Kebun Binatang Surabaya Diusut Polisi
Berita Terkait
-
Jaringan PMI Ilegal ke Malaysia Terbongkar, 68 Orang Berhasil Diselamatkan
-
Resmi Disahkan! Panduan Lengkap UU PPRT: Apa yang Berubah bagi Majikan dan Pekerja?
-
BP Batam 'Ngebut' di 2026: Investasi Tembus Rp17,4 Triliun, Sektor Elektronik Jadi Jawara
-
Singgung Kasus Rocky Gerung, Todung Tak Yakin Saiful Mujani Berakhir di Pengadilan
-
Perintah 'Tembak Mati' Donald Trump: Selat Hormuz di Ambang Perang Terbuka!
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
Terkini
-
Resmi Disahkan! Panduan Lengkap UU PPRT: Apa yang Berubah bagi Majikan dan Pekerja?
-
Aiptu YS Diduga Jadi Broker Proyek Rp16 M di Bekasi, IPW Desak PTDH dan Tersangka
-
'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran
-
Singgung Kasus Rocky Gerung, Todung Tak Yakin Saiful Mujani Berakhir di Pengadilan
-
Perintah 'Tembak Mati' Donald Trump: Selat Hormuz di Ambang Perang Terbuka!
-
Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Penyimpangan dan Pengelolaan Tambang
-
Bantargebang di Ambang Kolaps, DPRD DKI Desak Strategi Pengelolaan Sampah Segera Dieksekusi
-
Dikaitkan dengan Kasus Kuota Haji, Khalid Basalamah Tegaskan Tak Pernah Interaksi dengan Gus Yaqut
-
Gus Lilur Gaungkan 'Abuktor' di Muktamar NU 2026: Syarat Mutlak Pemimpin PBNU Bebas Korupsi
-
Hari Bumi: BNI Rehabilitasi 50 Hektare Mangrove di Banyuwangi, Berikan Dampak Ekonomi ke 5.000 Warga