Suara.com - Dalam ajaran Islam, membeli barang dengan sistem cicilan alias kredit sebaiknya dihindari lantaran dianggap riba.
Dikutip dari buku "Pengantar Lembaga Keuangan Syariah" milik Agus Salihin, ME, riba itu dikategorikan sebagai dosa dan masuk kelompok perbuatan haram di Islam.
Karena itulah, tidak heran bila banyak umat Muslim yang kini berusaha untuk menghindari penggunaan sistem kredit atau utang-piutang untuk membeli suatu barang.
Namun baru-baru ini media sosial diramaikan dengan unggahan foto dari sebuah materi pembelajaran mengenai riba dalam pembelian sepeda motor menggunakan sistem kredit.
Pasalnya bukan cuma menerangkan soal dosa dari riba, pemilik materi bahkan sampai menghitung soal seberapa lama dan banyaknya siksa neraka yang akan diterima oleh mereka yang berutang.
Hitung-hitungan viral ini seperti yang terlihat di unggahan akun Twitter @Mei2Namaku, memperlihatkan contoh hitung-hitungan dosa yang harus ditanggung jika membeli sepeda motor Yamaha Nmax ABS 155 cc dengan sistem kredit.
"Jika dibeli kontan harganya Rp35.650.000," tulis pemilik materi, dikutip Suara.com pada Rabu (20/7/2022). "Jika dikredit dengan bunga (riba) selama 2 tahun menjadi Rp41.722.000. Uang muka Rp3.100.000."
Menurutnya, bila ditotal, maka ada selisih antara total harga kredit dan harga kontan mencapai Rp11.382.000. Selisih riba inilah yang kemudian dijadikan dasar penghitungan seberapa lama siksa neraka yang akan diterimanya.
Tak main-main, dari penghitungannya terungkap pembeli sepeda motor dengan sistem kredit 2 tahun tersebut bisa mendapat siksa neraka sampai 256 juta tahun lamanya!
Baca Juga: Viral Wanita ini Kehilangan Uang di Bank Rp1,2 Miliar Karena Lupa Isi Pulsa
"1 hari = 50.000 tahun = 5.121,9 x 50.000 = 256.095.000 tahun. Naik Nmax ABS 155 cc = 256.095.000 tahun neraka," pungkas materi tersebut.
Konten inilah yang kemudian menjadi bulan-bulanan warganet. Publik dibuat bertanya-tanya dari mana dasar penghitungan lamanya siksa nerka tersebut, apalagi angka yang dihasilkan cukup fantastis.
"Makanya gak usah beli motor. Beli onta aja. Murah meriah prett," sindir @Mei2Namaku.
"Aku yang sales motor yang selalu nawarin kredit, apa kabar siksa nerakaku," komentar warganet.
"Kalau punya uang silahkan beli cash. Tidak ada yang paksa beli kredit kan," kata warganet.
"Gak mau beli kredit ya sudah... beli aja cash, itu pun kalo mampu. Kalo gak mampu, gak usah ngata-ngatain orang lain yang kredit, soal riba itu urusan yang maha kuasa. Gitu aja kok repot," imbuh warganet lain dengan pemikiran serupa.
Berita Terkait
-
Viral Wanita ini Kehilangan Uang di Bank Rp1,2 Miliar Karena Lupa Isi Pulsa
-
Seram! Acara Pesta Pernikahan Ini Undang Tamu Tak Biasa, Warganet: Uji Nyali
-
Geger! Oknum Kepala Sekolah Digerebek Warga, Diduga Berbuat Mesum di Toilet Masjid
-
Buntut Bagi-Bagi Minyak Goreng Gratis Bermuatan Politik, Bawaslu Kaji Dugaan Pelanggaran Zulkifli Hasan
-
Miris! Motornya Tersangkut di Rel Kereta Api, Pengendara Ini Tak Ada yang Bantu
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Banjir Rendam Jakarta, Lebih dari Seribu Warga Terpaksa Mengungsi
-
Hujan Deras Rendam 59 RT di Jakarta, Banjir di Pejaten Timur Capai Satu Meter
-
Arahan Megawati ke Kader PDIP: Kritik Pemerintah Harus Berbasis Data, Bukan Emosi
-
Sikap Politik PDIP: Megawati Deklarasikan Jadi 'Kekuatan Penyeimbang', Bukan Oposisi
-
PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD, Megawati: Bertentangan dengan Putusan MK dan Semangat Reformasi
-
KPK Segera Periksa Eks Menag Yaqut dan Stafsusnya Terkait Korupsi Kuota Haji
-
Diperiksa 10 Jam, Petinggi PWNU Jakarta Bungkam Usai Dicecar KPK soal Korupsi Kuota Haji
-
KPK Periksa Petinggi PWNU Jakarta, Dalami Peran Biro Travel di Kasus Korupsi Haji
-
Kuasa Hukum Roy Suryo Sebut Kunjungan Eggi Sudjana ke Solo 'Bentuk Penyerahan Diri'
-
PDIP Kritik Pemotongan Anggaran Transfer, Desak Alokasi yang Adil untuk Daerah