Suara.com - Nabucco Spice Island Resort mengirim dua penyelam berkewarganegaraan asing (WNA) untuk membantu petugas penyelamat mencari korban kecelakaan KM Cahaya Arafah di perairan Pulau Tokaka, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara.
Koordinator dari Nabucco Spice Island Resort Awaludin saat dihubungi dari Ternate, Kamis (21/7/2022), mengatakan bahwa penyelam profesional Kurt Gehrig asal Jerman dan Alanah Boddeman asal Swiss dikirim untuk membantu petugas Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Polri, dan TNI mencari korban kecelakaan kapal sejak hari kedua pencarian.
Menurut dia, kedua penyelam profesional itu bersama seorang penyelam dari Syahbandar Babang, Halmahera Selatan, berhasil menemukan satu jasad perempuan di dalam kamar kapal pada Rabu (20/7) siang.
Tim penyelam melakukan penyelaman di lokasi KM Cahaya Arafah tenggelam. KN SAR 237 Pandudewanata menjadi posko utama tim penyelamat di lokasi kapal tenggelam.
Pada hari keempat pencarian, tim SAR melanjutkan upaya pencarian korban kecelakaan KM Cahaya Arafah di perairan Pulau Tokaka.
Kepala Basarnas Ternate Fathur Rahman mengatakan bahwa pada hari keempat tim penyelamat fokus melakukan penyelaman di lokasi bangkai KM Cahaya Arafah.
Tim SAR meliputi 20 penyelam, termasuk dua penyelam berkewarganegaraan asing dari Nabucco Spice Island Resort, untuk menemukan sembilan korban kecelakaan kapal yang belum ditemukan.
Upaya pencarian dilakukan dengan mengerahkan sejumlah perahu karet dan kapal, termasuk KN SAR 237 Pandudewanata, KP Gamalama XXX-3002, KAL Tidore III-14-11, KRI 527 Teluk Wondama, KRI 853 Tatihu, KRI 854 Layaran, KRI 867 Albakora, KNP 358, Kopaska, Penyelam TNI AL, LCVP KRI 527 Wondama, Searider KRI 527 Wondama, dan Sea Rider Pandudewanata. (Sumber: Antara)
Berita Terkait
-
Bangkai KM Cahaya Arafah Ditemukan di Dasar Laut
-
SAR Evakuasi 4 Jenazah Korban KM Cahaya Arafah Tenggelam, Ini Datanya
-
Tim SAR Temukan Jenazah Balita Korban Tenggelam KM Cahaya Arafah
-
13 Armada Cari Penumpang KM Cahaya Arafah Hilang karena Kapal Tenggelam di Perairan Tokaka
-
Maksimalkan Pencarian Korban KM Cahaya Arafah, Tim SAR Terjunkan 13 Armada
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Menteri Keuangan Khawatir Kena Gratifikasi Gegara Saweran TikTok? Ini Respons KPK!
-
Motor Dicuri di Depan Rumah, Pemilik Syok Dapat Kabar Baik dari Polsek Tambora Keesokan Harinya
-
DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
-
Sopir Calya Ugal-ugalan Disebut Bersih Zat Adiktif, Polisi Temukan Senpi Mainan, Golok, hingga Badik
-
Respon Keras Menteri PPPA soal Orang Tua Jual Bayi di Medsos: Anak Bukan Komoditas!
-
Kaitan BoP dan Kebijakan Tarif AS: Strategi Pragmatis Presiden Prabowo di Tengah Tekanan Ekonomi
-
Palu dan Amarah Terpendam: Remaja 16 Tahun di Kelapa Gading Habisi Kakak Kandung Gegara Hal Sepele
-
Mahasiswa Serang Mahasisiwi di Pekanbaru Diduga Karena Obsesi, Ini Sosok Terduga Pelaku
-
Gus Ipul: Guru Sekolah Rakyat Harus Profesional, SKP Jadi Kompas Perubahan Siswa
-
KPK Periksa 14 Saksi Terkait Kasus Pemerasan Jabatan Perangkat Desa di Pati