• Penyidik KPK (2005)
• Kanit Harda Polda Metro Jaya (2007)
• Kanit II Sat III Jatanras Polda Metro Jaya
• Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang (2009)
• Kanit IV Sat II Harda (Bangtah) Dit Reskrimum Polda Metro Jaya
• Kapolsek Tanjung Priok (2010)
• Kasubbag Gasus Dagrii SSDM Polri
• Kasubbag Mutjab Pama SSDM Polri
• Kapolres Kediri Kota Polda Jatim (2013—2014)
• Kapolres Mojokerto Polda Jatim (2014—2016)
• Kasubbag Mutjab Pamenti Robinkar SSDM Polri Assessor Utama Bagpenkompeten Robinkar SSDM Polri (2016—2019)
• Kapolres Metro Jakarta Utara (2019—2020)
• Kasubdit I Dittipidum Bareskrim Polri (2020)
• Analis Kebijakan Madya bidang Pidum Bareskrim Polri (2020—2021)
• Kapolres Metro Jakarta Selatan (17 Desember 2021—2022).
Sebagai tambahan informasi, Kombes Pol Budhi Herdi Susianto saat menjabat sebagai Kapolres Metro Jakarta Selatan menggantikan Kombes Pol Azis Andriansyah yang merupakan bagian dari mutasi sembilan Kapolres di wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).
Mutasi tersebut dilakukan oleh Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan ditandatangani oleh AS SDM Kapolri Irjen Wahyu Widada atas nama Kapolri pada tanggal 17 Desember 2021 lalu.
Kini, Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susianto telah dinonaktifkan dari jabatannya terhitung sejak Rabu (20/7/2022).
Demikian ulasan mengenai profil Kapolres Jaksel Kombes Budhi Herdi Susianto yang terseret kasus polisi tembak polisi hingga menewaskan Brigadir J.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
-
Brigadir J Diduga Disiksa Kukunya Dicopot, Pengacara Keluarga: Saya Sangat Yakin Ini Ulah Psikopat
-
Temukan Sejumlah Fakta Baru, Komnas HAM Tegaskan Tak Ada Tekanan Di Kasus Kematian Brigadir J
-
Komnas HAM Sebut Peretasan Keluarga Berkaitan Dengan Kematian Brigadir J
-
Sempat Disebut Rusak oleh Kapolres, Tim Khusus Klaim Temukan CCTV Terkait Penembakan Brigadir J di Rumah Kadiv Propam
-
Usai Irjen Ferdy Sambo, Giliran Karo Paminal Divpropam dan Kapolres Jaksel Dinonaktifkan Kapolri
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
4 Kulkas dengan Fitur Pembeku Cepat, Bikin Es Batu dan Makanan Beku Lebih Praktis
-
Rudal Iran Hancurkan Perusahaan China di Kuwait, 1 Orang Tewas
-
Detik-detik Perlawanan Sengit Korban Gagalkan Aksi Pelecehan Seksual di Kebun Karet Sukabumi
-
5 Pilihan Sunscreen untuk Motoran Sesuai Review: Tahan Keringat dan Tak Bikin Kusam
-
Selamat Tinggal BBM? Prabowo Ingin Semua Kendaraan di Indonesia Berbasis Listrik
-
Ulasan Buku Cukup Jadi Kamu, Seni Menghargai Diri Tanpa Pengakuan Orang Lain
-
61 Ribu Siswa Jakarta Belum Nikmati Sekolah Gratis
-
ASUS ExpertBook Ultra: Laptop Profesional dengan Mobilitas Tinggi dan Performa AI
-
Eks Satria Muda Gelar Liga Antar Akademi, Dorong Pembinaan Basket Usia Dini
-
Menerka Siasat Licik Vietnam Hentikan Mitchell Baker: Tekel Brutal atau Sikutan?