Suara.com - Ganjar Pranowo dinilai sebagai sosok pemimpin yang mempunyai kapabilitas, integritas, moderat, dekat dengan ulama dan kiai. Sejumlah alasan itu membuat ribuan Ulama dan Kiai di Jawa Barat mendeklarasikan dukungan kepada Ganjar untuk menjadi Presiden Indonesia periode 2024-2029.
Deklarasi dilakukan di Aula Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Riyadl, Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Turut ikut dalam deklarasi pimpinan majelis taklim, pimpinan pondok pesantren, pimpinan DKM Masjid, perwakilan 27 Kabupaten/ Kota yang ada di Jawa Barat.
"Sosoknya yang moderat, tegas, nyantri, dekat dengan Kiai dan Ulama, itu yang bikin kita para pimpinan ponpes, kiai dan ulama tertarik mendukung Bapak Ganjar," kata pimpinan Ponpes Al Riyadl, KH Pipin S. Arifin, usai deklarasi.
Menurut Pipin, dukungan kepada Ganjar didapatkan sebagai hasil diskusi dengan semua pihak. Ganjar merupakan pemimpin yang mempunyai kapabilitas sebagai manifestasi dari karakter kerja yang telah dilakukannya selama ini. Sedangkan integritas sebagai wujud dari karakter moral dari Ganjar yang peduli pada semua lapisan masyarakat.
"Ijtihad kami baik melalui ijtihad pikir, kemudian ijtihad dzikir," ucapnya.
Pipin menyebut dalam berbagai hasil survei Ganjar Pranowo juga diunggulkan untuk memenangkan kontestasi Pilpres 2024. Pipin menyakini Ganjar akan mampu memimpin Indonesia menjadi lebih baik lagi saat menjadi presiden Indonesia.
"Saat ini yang hadir ada sekitar 2000 orang. Kami sangat berharap sekali Bapak Ganjar bisa memimpin Bangsa ke depan, untuk pembangunan berkelanjutan," ucapnya.
Dalam deklarasi, Pipin mengajak seluruh elemen masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Jawa Barat mendukung serta memenangkan Ganjar Pranowo Presiden 2024. Mereka juga menyatakan akan berkomitmen untuk bekerja secara maksimal memenangkan Ganjar.
"Kiai dan Ulama se-Jawa Barat siap menjadi mitra strategis dalam upaya memenangkan Bapak Haji Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024," ucap Pipin saat membacakan teks deklarasi yang diikuti peserta yang hadir.
Baca Juga: Isu Ganjar Dilarang Kampanye ke Luar Daerah, Sekjen PDIP Singgung Soal Pencitraan Pribadi
Sementara pengasuh Ponpes Darul Falah Cianjur, KH Ade Ismail menilai Ganjar merupakan sosok pemimpin yang akan mampu menjawab tantangan zaman. Hal itu bisa dilihat dari kepimpinannya yang berprestasi di Jateng serta saat menjadi anggota DPR RI.
"Bagi saya setiap pemimpin itu sesuai dengan tantangan zaman, dan hari ini Pak Ganjar menjawab tantangan tersebut. Dan sebagai warga Jawa Barat, prestasi Pak Ganjar itu perlu ditularkan di seluruh Indonesia," ujar Ade di lokasi.
Dalam deklarasi itu juga diadakan Istighosah dan Doa bersama untuk kebaikan Bangsa dan negara Indonesia. Santri dan masyarakat umum turut ikut dalam kegiatan tersebut.
Hadir dalam deklarasi itu juga diantaranya, KH. Abdul Aziz Hamdan selaku pengurus MUI Cianjur, KH. Aden Asadullah selaku Pengasuh Pondok Pesantren Istiqomah Cianjur, Habib Ahmad selaku tokoh Ulama Jawa Barat.
Kemudian, Ust. Elan Suherlan selaku Pimp. Ponpes Darul Muslimin, KH. Deden Abdullah Syuja'i selaku Ketua JQHNU Cianjur, Ust. Akasah Kosasih selaku Ketua Forum Komunikasi Guru Ngaji Jawa Barat. Lalu, Ust. Aceng Suryana selaku Pimpinan Ponpes Qiro'at, KH. Hamdan Malik selaku Ketua Yayasan Pendidikan Islam Al-Riyadl dan Drs. KH. Wahyu Ilham selaku Kepala Sekolah Madrasah Aliyah Al Riyadl.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi
-
Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana
-
Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan
-
Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah
-
Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo
-
Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL
-
KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan
-
Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....
-
Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan
-
2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar