News / Nasional
Rabu, 20 Mei 2026 | 11:58 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani di Rapat Paripurna. (Tangkap layar)
Baca 10 detik
  • Ketua DPR RI Puan Maharani membuka rapat paripurna penyampaian KEM-PPKF RAPBN 2027 oleh Presiden Prabowo pada 20 Mei 2026.
  • Dokumen kebijakan tersebut berfungsi sebagai fondasi penting bagi pencapaian kesejahteraan bangsa di tengah kondisi ketidakpastian ekonomi global.
  • DPR RI akan memberikan tanggapan resmi melalui pandangan seluruh fraksi pada 4 Juni mendatang untuk mengevaluasi program pemerintah.

Suara.com - Ketua DPR RI Puan secara resmi membuka Rapat Paripurna DPR RI dengan agenda penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2027 di Komplek Parlemen, Senayan, Rabu (20/5/2026).

Dalam sambutannya, Puan menekankan bahwa kehadiran Presiden Prabowo Subianto untuk menyampaikan langsung kerangka ekonomi tersebut merupakan momen yang sangat dinantikan oleh seluruh rakyat Indonesia. 

Menurutnya, dokumen tersebut akan menjadi fondasi penting bagi kesejahteraan bangsa di tengah ketidakpastian global.

"Karenanya, kehadiran dari Bapak Presiden pada hari ini bukan hanya ditunggu oleh yang hadir pada ruangan ini, tentu saja ditunggu oleh seluruh rakyat Indonesia bagaimana nantinya rancang bangun APBN Tahun Anggaran 2027 akan menjadi satu hal yang menjadi fondasi bagi Kerangka Ekonomi Makro atau Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal RAPBN Tahun Anggaran 2027 yang akan membangun bangsa Indonesia mencapai kesejahteraan yang kita inginkan semua di dalam situasi global yang tidak menentu pada saat ini,” ujar Puan.

Lebih lanjut, Puan menggarisbawahi langkah konstitusional berikutnya setelah penyampaian dokumen ini. 

Ia menegaskan bahwa DPR RI akan memberikan tanggapan resmi melalui pandangan fraksi-fraksi yang dijadwalkan pada 4 Juni mendatang.

"Tentu apa yang sudah dibikin dan direncanakan oleh Pemerintah pada saat ini, nantinya pada tanggal 4 Juni akan disampaikan oleh semua fraksi yang ada di DPR untuk menyampaikan pendapat fraksinya masing-masing, sehingga kita bisa evaluasi atau kita berikan pendapatnya apakah kemudian program tersebut bisa kita lakukan pada tahun ini ataupun tahun depan, sehingga memang terjadi kolaborasi dan koordinasi yang baik dalam mencapai semua program-program yang memang kita harapkan untuk bisa mencapai kesejahteraan rakyat yang kita inginkan untuk tercapai dengan sebaik-baiknya,” jelas Puan.

Puan meyakini bahwa sinergi dan koordinasi antara eksekutif dan legislatif yang selama ini terjalin dengan baik akan terus berlanjut melalui semangat gotong royong demi persatuan bangsa.

"Dan apa pun yang akan kita laksanakan, saya meyakini bahwa sinergi dan koordinasi antara eksekutif dan legislatif yang selama ini sudah berjalan dengan sangat baik, tentu saja seperti harapan yang selalu disampaikan oleh Bapak Presiden bahwa gotong royong, kebersamaan dalam membangun bangsa dan negara untuk semata-mata untuk kesejahteraan rakyat adalah untuk persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia,” tuturnya.

Baca Juga: Prabowo Bacakan Langsung KEM-PPKF RAPBN 2027, Bikin Anggota DPR 'Girang'

Puan berharap rencana anggaran tahun 2027 dapat lebih terencana berdasarkan evaluasi pencapaian tahun 2026, sehingga program-program pemerintah dapat terserap dengan maksimal. 

Ia menegaskan dukungan penuh DPR selama program tersebut berorientasi pada kepentingan rakyat.

"Karenanya memang seperti yang saya ketahui bahwa setelah beberapa hari tim dari Pemerintah melakukan konsolidasi, kita tentu saja berharap bahwa semua program dan pencapaian yang sudah dilaksanakan tahun 2026 bisa diperbaiki, bisa dievaluasi, dan rencana tahun 2027 tentu saja akan lebih baik, lebih terencana, sehingga program-programnya memang bisa terserap dengan baik, dengan lancar. Dan Bapak Presiden, tentu saja kami di DPR akan selalu mendukung semua program yang direncanakan oleh Pemerintah selama semua program itu adalah semata-mata dilakukan untuk kesejahteraan seluruh rakyat, seluruh bangsa Indonesia, untuk Indonesia selalu bersatu demi Merah Putih,” pungkasnya.

Load More