Suara.com - Keluhan-keluhan terhadap tata kota memang sering kali bisa disampaikan melalui media sosial.
Hal ini juga dilakukan oleh seorang warga yang mengeluhkan trotoar di Jakarta.
Keluhan warga tersebut diunggah kembali oleh akun Twitter @garasikomedi.
Pada unggahan tersebut disematkan tangkapan layar seorang warga kesal dengan trotoar yang malah dipakai untuk parkir sepeda motor.
"Gue gondok banget ruang jalan kaki jadi tempat parkir kayak gini," ungkap warga tersebut.
Terlihat di trotoar terparkir puluhan sepeda motor di mana di atasnya terdapat penunjuk arah Stasiun Kereta Api Bandara (BNI City).
Unggahan tersebut kemudian dikomentari langsung oleh akun Twitter resmi Pemprov DKI Jakarta.
"Harap lengkapi informasi di bawah ini, agar dapat dilakukan pengecekan oleh petugas," tulis akun Twitter Pempriv DKI Jakartan.
Balasan dari Pemrov DKI Jakarta itu malah mendapatkan komentar pedas dari akun Twitter seorang perempuan.
Baca Juga: Video Menegangkan Polisi Bekuk Komplotan Bajing Loncat, Nenek Ini Tetap Santuy Nyapu Jalanan
"Lu pemprov DKI tapi enggak tahu itu di mana, kerjamu ngapain?" ungkap akun tersebut.
Unggahan soal balasan pedas perempuan tersebut sontak mengundang berbagai respons dari warganet.
"Sebenernya dari foto bisa aja langsung tau, tapi dari setiap laporan yang bakal ditindak udah ada SOP-nya," komentar warganet.
"Apa-apa harus ada yang lapor dulu," imbuh warganet lain.
"Mon maap itu kan admin Twitter, tugasnya ngumpulin laporan buat diterusin ke bagian yang bertanggung jawab. Apa-apa langsung emosi terus ya sekarang," tambah lainnya.
"Ya tapikan itu udah jelas ada plangnya di atas segede gaban," tulis warganet di kolom komentar.
Berita Terkait
-
Viral Jeje Slebew Dijaga 2 Malaikat dan Kuntilanak tapi Tetap Didorong Polisi, Publik Ngakak: Polisi Layak Naik Pangkat
-
Viral Video Seorang Istri Kesal Suami Kirim Uang ke Orang Tua, Tuai Hujatan Netizen: Masalahnya Apa?
-
Curhat Miliki ART Tak Becus Kerja dan Sering Main HP, Pas Ditegur Malah Ancam akan Viralkan di TikTok
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Biar Nggak Merasa Ketipu, Ini Alasan Hukum Kenapa Kuota Internet Kamu Hangus Saat Masa Aktif Habis
-
Bukan 18 Tahun, Nadiem Makarim Bongkar Hitungan Jaksa: Total Saya Dituntut 27 Tahun Penjara!
-
Prabowo Bangga, Gaji Hakim RI Naik 280 Persen dan Kini di Atas Malaysia
-
Prabowo Tantang Satgas PKH: Takut Bandit atau Berani Bela Rakyat?
-
Budisatrio Djiwandono Siap Hadirkan Para Dubes untuk Simak Sinergi Karang Taruna - Sekolah Rakyat
-
Dituding Lamban oleh DPR, KNKT Bongkar Alasan Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Usai
-
Staf Ahli TP PKK Yane Ardian Minta Pemda Perkuat UP2K dan Berdayakan Lansia
-
Jakarta-Kelantan Sepakat Perkuat Kerja Sama, Penerbangan Langsung Dimulai 16 Juni
-
Jaksa Tuntut Nadiem Bayar Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun
-
Bongkar Modus Birokrat 'Kickback' Perizinan, Prabowo Mau Efisiensi Izin 2 Tahun jadi 2 Minggu