Suara.com - Mantan penyelidik Komisi Pemberantasan Korupsi Rieswin Rachwell mengatakan pembicara dan penanya dalam diskusi di platform Twitter Space bertajuk #ProtesNetizen #BlokirKominfo mendapatkan teror dan doxxing melalui WhatsApp.
"Juga upaya peretasan seperti kak @KemoTherapy0 dan lain-lain. Jadi pemaksaan registrasi PSE ini untuk kepentingan perlindungan siapa?" kata Rieswin melalui akun Twitter, hari ini.
Salah satu peserta Twitter space bertajuk #ProtesNetizen #BlokirKominfo yang mendapat teror berinisial H. "Maksudnya apa tanya-tanya gitu di Twitter space? Haha kon*l. Keluarga lo ya abis ini," kata peneror kepada H.
Komika Arie Kriting juga mendapatkan pengalaman yang sama. Hal itu dikatakan Ernest Prakasa melalui akun Twitter @ernestprakasa. Ernest tampaknya geram dengan tindakan peneror.
"Akun WA @Arie_Kriting barusan juga mendapatkan upaya peretasan dan teror. Norak banget," ungkap Ernest.
Ernest memposting tangkapan layar kalimat teror yang ditujukan kepada Arie Kriting. "Urusan agama dan keluarga lu aja belum kelar, udah sok-sokan ngurusin PSE. Urusin dulu istri dan mertua lo tolo*," katanya.
Dustin Tiffany melalui akun Twitternya menyampaikan bahwa nomor ponselnya dipergunakan oleh pelaku untuk meneror para peserta dan pembicara diskusi Twitter space bertajuk #ProtesNetizen #BlokirKominfo.
"Bantu untuk sebarkan, ternyata penyalahgunaan data orang beneran nyata, kenal juga kagak sama anda saya," tulis Dustin.
Twitter space #ProtesNetizen #BlokirKominfo diselenggarakan oleh SafeNet sebagai respons atas kebijakan Kementerian Komunikasi dan Informatika memblokir sejumlah Penyelenggara Sistem Elektronik Lingkup Privat atau platform digital besar yang ada di Indonesia, sejak Sabtu 30 Juli 2022.
Baca Juga: Daftar Lengkap 7 PSE yang Sudah Diblokir Kominfo, Mana yang Sering Anda Gunakan?
Kebijakan itu dilakukan karena PSE tersebut belum terdaftar di halaman PSE lingkup privat di Kementerian Kominfo.
Twitter space ProtesNetizen #BlokirKominfo dipandu oleh Teguh Aprianto. Beberapa pembicara yang hadir di antaranya, konten kreator Tretan Muslim, praktis hukum Ariehta Sembiring, Ketua Umum Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Muhamad Isnur, dan Divisi Keamanan Digital SafeNet Ellen Kusuma.
Berita Terkait
-
Arie Kriting Hapus Konten bareng Piche Kota, Penyanyi ini Malah Membela
-
Arie Kriting Diserbu Warganet Usai Singgung Kontroversi Sal Priadi, Berujung Debat Kusir
-
Soroti Isu Rasis ke Indonesia Timur, Arie Kriting: Kita yang Kurang Gizi, Kita Juga yang Harus Kuat!
-
Arie Kriting Sebut Rizky Febian dan Mahalini Pasangan Sempurna: Gak Akan Ada Konflik Royalti
-
Dihujat Lewat TikTok 'DJ Kompor', Arie Kriting dan Indah Permatasari Pilih Harmonis
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Influencer Inggris Jadi Buzzer Pemerintah? Pamer Bikini Tutupi Realita Perang Iran
-
Ketegangan Selat Hormuz Memuncak: Ultimatum Trump Picu Ancaman Balasan dari Teheran
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Berbagi Berkah Ramadan, Driver ShopeeFood Kompak Masak untuk Anak-Anak Panti Asuhan
-
Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak
-
Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!