Suara.com - Tahun baru Islam 1444 H yang jatuh pada 30 Juli kemarin turut diperingati oleh Jakarta Islamic Centre (JIC) yang merupakan pusat kajian dan pengembangan peradaban Islam.
Dalam acara Tabligh Akbar Peringatan Tahun Baru Islam 1444 H yang digelar 30 Juli 2022 di gedung convention hall Jakarta Islamic Centre, JIC menyebut bahwa peringatan Muharram tahun ini harus dijadikan satu momentum penting guna melawan syiar jahiliyah yang terus merebak.
Kepala Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta (PPIJ) Jakarta Islamic Centre, Kiai Muhammad Subki, Lc. dengan tegas mengatakan bahwa kegiatan Muharram sangat perlu diselenggarakan, lantaran ada suatu masa di mana syiar jahiliyah lebih mendominasi dari pada syiar agama.
“Yang viral hari ini bukan peringatan Muharram, yang ngetop hari ini bukan pengajian. Yang ngetop dan yang viral pada hari ini adalah fenomena Citayam Fashion Week,” ujarnya dalam sambutan.
Kiai Subki yang merupakan alumni Universitas Al Azhar Mesir itupun menekankan bahwa dirinya bukan tidak suka daerah asal mereka.
“Para remaja itu hadir ke Jakarta ingin merasakan suasana baru, tentu itu adalah hak mereka. Namun disayangkan, ketika aksi kreativitas mereka ditunggangi oleh syiar-syiar kejahilan, syiar-syiar pergaulan bebas dan syiar-syiar LGBT,” tukasnya.
Ia pun mengkhawatirkan jikalau syiar jahiliyah yang terekam dalam fenomena yang tengah viral saat ini berubah menjadi tren dan diikuti oleh anak-anak maupun remaja. Untuk itu, dibutuhkan kehadiran syiar Islam yang mana mampu memberikan penjelasan tentang religi dan dakwah.
“Jakarta Islamic Centre ingin senantiasa berkiprah untuk umat dengan mensyiarkan nilai-nilai keislaman. Hal itu telah kami wujudkan salah satunya melalui peringatan Muharram yang rangkaiannya kita mulai dengan Khotmul Quran oleh 250 orang santri tahfiz dari Sulaimaniyah. InsyaAllah ini masih terus nyambung dengan kegiatan Pekan Raya Muharram yang akan dimulai pada awal Agustus 2022,” imbuhnya.
Dalam Pekan Raya Muharram JIC terdapat berbagai kegiatan diantaranya pentas seni kreatifitas anak-anak dan remaja yang disuguhkan sebagai alternatif agar generasi muda Indonesia tidak larut dengan perubahan dunia modern yang luar biasa.
Baca Juga: Puasa 10 Muharram: Niat dan Jadwal Puasa Tasua, Asyura dan Ayyamul Bidh
Sebelumnya, pada Tabligh Akbar Peringatan Tahun Baru Islam 1444 H yang diselenggarakan Jakarta Islamic Centre dihadiri para tokoh organisasi masyarakat dan pejabat DKI. Tampak hadir Kadiv Informasi & Penyiaran Ustad Mohammad Zein, Kadiv Umum Bapak Sukri Karjono, dan Kadiv Takmir Ustad Herlan Intanpura.
Acara juga diisi oleh rangkaian acara santunan anak yatim dari sekitar Jakarta Utara, istighosah yang dipimpin Imam Masjid Raya JIC, tausyiah dari Pengurus Pusat BKMT Ustadzah Nurma Nugraha, MA dan ulama muda Betawi KH. Sofwan Nizhomi, MA, serta pembacaan doa oleh Dr. KH. Didi Supandi, MA selaku Wakil Kepala Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
MUI Minta Indonesia Keluar dari Board of Peace, Mensesneg: Kami Akan Berikan Penjelasan
-
Istana Harap IHSG Meroket Hari Ini, Prabowo Sempat Marah saat Anjlok?
-
Politisi Peter Mandelson Mundur Usai Foto Vulgar di Epstein Files Tersebar
-
Bukan Bertemu Oposisi, Istana Jelaskan soal Pertemuan Prabowo dengan Siti Zuhro hingga Abraham Samad
-
Relawan Prabowo Tegas Tolak Polri di Bawah Menteri, Singgung Ancaman Keamanan
-
Gas N2O Disorot Usai Kasus Lula Lahfah, Polisi Akui Belum Bisa Tindak: Tunggu Regulasi
-
Polisi Segera Buka Kartu Soal Kasus Penganiayaan yang Menjerat Habib Bahar
-
Jelang Ramadan, Jalanan Jakarta Dipantau Ketat: Drone Ikut Awasi Pelanggar Lalu Lintas
-
BMKG Terbitkan Peringatan Dini Cuaca Hari Ini, Jabodetabek Masuk Level Waspada
-
Kronologi Habib Bahar Jadi Tersangka: Dijerat Pasal Berlapis, Dijadwalkan Diperiksa 4 Februari