Suara.com - Panas terik matahari tak menyurutkan semangat ribuan masyarakat untuk menyaksikan Arak-arakan 100 Singa Depok yang digelar oleh relawan OMG atau Orang Muda Ganjar di Alun-alun Kec. Gegesik, Cirebon, Jawa Barat.
Mereka antusias dan rela berjejer di sepanjang jalan menuju Alun-alun Kecamatan Gegesik, hingga penuh sesak di Alun-alun untuk ikut serta dalam kemeriahan dan kemegahaan pagelaran budaya tersebut.
"Estimasi peserta 3 ribu orang, tapi yang datang alhamdulillah sampai 6 ribu orang. Mereka merupakan warga 14 Desa di Gegesik serta perwakilan dari daerah lain di Jabar," kata penanggung jawab acara OMG Cirebon, Gilang Mahesa.
Menurut Gilang, antusiasme masyarakat tak terlepas dari popularitas kepemimpinan Ganjar Pranowo yang memang sudah sangat dikenal luas. Hal ini memudahkan penyelenggara untuk mengajak partisipasi masyarakat.
Pagelaran budaya ini diberi nama 'Ganjar Dugawean', yang dapat dimaknai Ganjar hajatan besar di Cirebon. Gilang menyebut pagelaran budaya ini ada korelasinya antara sosok Ganjar dengan masyarakat di Cirebon, khususnya di Gegesik.
Menurutnya, Ganjar punya kepribadian dan kepemimpinan yang cinta pada rakyatnya, peduli UMKM hingga petani, dan sangat mencintai budaya. Hal itu dapat dilihat dalam kebijakan Ganjar sebagai Gubernur Jawa Tengah, maupun ketika dulu menjadi anggota DPR RI.
"Kami sebagai kawula muda banyak sekali mencontoh kepribadian Pak Ganjar yang merakyat, dialogis dan menjadi figur inspiratif, mensuport dan memfasilitasi kita," ucapnya.
Dalam acara ini, kata Gilang, dihadirkan kesenian Singa Depok, wayang kulit, tarian Rampak Topeng, tarian Nusantara dan sebagainya. UMKM juga dirangkul untuk berjualan di area kegiatan untuk dinikmati masyarakat.
"Korelasi dengan acara ini kami meniru seorang Pak Ganjar bisa merangkul berbagai sektor, di antaranya UMKM, para petani, penggiat seni budaya," jelas Gilang.
Baca Juga: Cegah Cacar Monyet, Ganjar Pranowo Minta Pemerintah Perketat Akses Masuk
Gilang menyebut ada bantuan cangkul, benih padi dan satu set sound system dari OMG kepada para petani dan pelaku seni. Hal itu sebagai bentuk kepedulain nyata dari OMG kepada masyarakat. Ia berharap kegiatan dan bantuan itu bermanfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, Koordinator OMG Nasional, Pancar Setiabudi Ilham Mukaromah mengajak kawula muda di Indonesia, khususnya di Gegesik, Cirebon untuk terus menyebarkan aspirasi Ganjar Pranowo Presiden 2024.
"Mari kita dukung Bapak H. Ganjar Pranowo untuk menjadi presiden Indonesia," ucap Pancar yang disambut riuh semangat oleh peserta.
Pancar menyatakan kepemimpinan Ganjar sudah terbukti mendorong anak muda untuk berkembang dan maju agar bermanfaat bagi masyarakat. Serta mendorong agar UMKM maju dan kebudayaan Indonesia tetap dilestarikan.
Pancar menambahkan, ke depan bakal ada kegiatan-kegiatan lain yang digelar untuk mengkonsolidasikan dukungan untuk gerakan Ganjar Pranowo Presiden 2024.
Menurutnya, rangkaian deklarasi sudah dilakukan di beberapa provinsi, termasuk di Jabar. Setelah deklarasi akan diadakan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat khususnya anak muda di seluruh wilayah Indonesia
Dalam rangkaian acara juga ada penampilan artis Pantura, Dede Risty, serta penampilan kesenian wayang dari Ki Dalang Sunara Anom Sunara Pratama dari grup Wayang Manunggaling Budaya. Ada juga pembagian doorprize bagi peserta dengan hadiah di antaranyan kulkas, kipas angin hingga kebutuhan rumah tangga dan anak muda.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi
-
Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah
-
Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa
-
Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM
-
Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"
-
Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan
-
Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK
-
KPK Ungkap Orang yang Klaim Bisa Urus Kasus Bea Cukai Ada di Semarang
-
Soroti Pernyataan Amien Rais, Pigai: Kebebasan Berpendapat Ada Batasnya
-
Apa Bedanya Sekolah Rakyat dan Sekolah Biasa? Heboh Anggaran Sepatu Rp700 Ribu Sepasang