Beruntung saat pelecehan tersebut terjadi, ada saksi yang menyaksikan.
Saksinya merupakan kasir di minimarket tersebut.
Dalam ceritanya, korban mengungkapkan bahwa dirinya sempat mendorong dan memukul bagian kepala dari terduga pelaku.
Setelahnya, terduga pelaku mencoba keluar dari dalam minimarket dan hendak kabur.
Korban mengungkapkan bahwa dia begitu kaget dengan peristiwa yang baru saja ia alami. Ia hanya bisa menangis dan merekam kejadian tersebut sebagai bukti.
Video ini pun lantas viral. Videonya telah ditayangkan lebih dari 209 ribu kali.
Komentar Warganet
Beragam komentar juga dilontarkan warganet atas kejadian ini.
"Bagus sih respons dari korbannya. Berani ngelabrak. Soal nahan pelaku dan bawa ke kantor polisi harusnya jadi bagian dari orang-orang yang ada di situ. Orang TKP-nya ramai, saksinya ada. Tapi kalau orang-orang nganggep, 'Pegang pantat', itu bukan pelecehan yang parah, yang begini-gini pasti lepas," ungkap warganet.
Baca Juga: Pasutri di Gianyar Bali Ditangkap Gegara Bikin Video Porno dan Jualan via Medsos
"Dih maksudnya dia gitu buat apa? Fix ini yang tetanggaan sama dia, bantu share video ini ke sekitar. Udah gila ni orang sumpah," kata warganet.
"Laporin saja. Pelat nomor polisi ada. Wajah orangnya ada. Kalau aku di situ langsung tak pukul orangnya," terang warganet.
"Pernah kejadian di gue pas lulusan SMA tahun 2017. Spotan mukul kepala pelaku pakai helm dua kali sambil nangis. Terus dipisahin sama temen-temen cowok gue. Gemeter banget sih emang dan masih keinget sampai sekarang," ujar warganet.
"Pernah kejadian. Aku lagi bonceng sepeda motor sama tanteku. Tiba-tiba ada bapak-bapak pegang pantat sampai ke paha aku. Terus aku kaget teriak. Dikejar sampai dipepet suruh berhenti orangnya takut. Padahal itu aku masih SMP kelas 1," tambah warganet.
Terduga Pelaku Dilaporkan ke Pihak Berwajib
Melalui salah satu komentar dari warganet, dapat diketahui informasi bahwa korban telah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib.
Berita Terkait
-
Pasutri di Gianyar Bali Ditangkap Gegara Bikin Video Porno dan Jualan via Medsos
-
Pasutri Asal Bali Jual Video Syur Rp 200 Ribuan di Twitter Dan Telegram
-
Gema #ReneOut di Twitter, Nasib Pelatih Persib di Ujung Tanduk
-
Viral Wanita di Serang Jadi Korban Pelecehan di Minimarket, Pelaku Langsung Kabur
-
Sadis! Siswa SD Dibunuh Paman Sendiri Saat Belajar Di Kelas, Teman-temannya Sampai Histeris Ketakutan
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis