Suara.com - Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA mengungkapkan dalam surveinya, mayoritas responden yang tak puas dengan kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) cenderung akan memilih koalisi Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dalam Pilpres 2024 mendatang.
Peneliti LSI Denny JA, Ardian Sopa memaparkan, dari hasil surveinya ada 30,3 persen publik yang menyatakan tidak puas dengan kinerja Jokowi.
"Sebesar 20,9 persen (responden yang tidak puas pada kinerja Jokowi) memilih poros Gerindra dan PKB, lalu 16,6 persen responden memilih poros KIB dan 16,4 persen memilih poros PDIP," kata Ardian dalam paparannya yang dilakukan secara daring pada Senin (15/8/2022).
Ardian mengungkapkan, alasan publik tidak puas dengan kinerja Jokowi lebih memilih poros Gerindra-PKB, yakni karena dipengaruhi pilpres sebelumnya.
"Karena citra oposisi lebih kuat di Gerindra warisan Pilpres 2019," tuturnya.
Adapun tiap poros ini diwakili oleh tokoh utamanya masing-masing.
Poros PDIP diwakili Ketua DPR Puan Maharani, lalu tokoh utama poros KIB adalah Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, dan tokoh koalisi Gerindra-PKB adalah Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
Untuk diketahui, survei ini dilakukan dalam periode 24 Mei hingga 7 Juni dengan dilengkapi riset kualitatif sampai 14 Agustus. Metode survei menggunakan multistage random sampling.
Jumlah responden sebanyak 1.200 dengan margin of error kurang lebih 2,9 persen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Pramono Larang PKL Jualan di Trotoar, Penertiban Diminta Permanen
-
Sambut Tahun Kuda Api, Pedagang Ornamen Imlek di Glodok Raup Omzet Belasan Juta
-
Pramono Anung Larang Ormas Razia Rumah Makan Saat Ramadan, Tegaskan Jakarta Harus Damai
-
Pramono Anung Bikin Gebrakan: Bakal Ada Haul Akbar Ulama dan Pejuang Betawi di Monas
-
Gibran Dorong RUU Perampasan Aset, ICW: Jangan Sekadar Lip Service
-
Pramono Anung Borong Bandeng Raksasa 14 Kilogram di Rawa Belong
-
Kisah Ramadan Pertama Para Mualaf: Antara Adaptasi, Haru, dan War Takjil
-
Bahlil Mantap Nyaleg 2029: Wartawan Jangan Tanya Lagi, Saya Caleg!
-
Kemensos Gandeng YLKI Tindaklanjuti Aduan BPJS PBI Nonaktif, Puluhan Laporan Masuk
-
Gus Ipul Minta Wali Kota Denpasar Cabut Pernyataan soal BPJS PBI