Suara.com - Makan di luar rumah memang perlu berhati-hati. Bukan soal makanan yang perlu terjaga, namun juga tempat yang harus memadai.
Seperti seorang pembeli di rumah makan yang dibuat heran dengan penampakan di etalase makanan.
Pada video yang diunggah oleh akun Instagram @undrc0ver, terlihat seorang pelanggan sedang makan.
Mulanya dia menampakkan makanan di piring yang sudah hampir habis.
Kemudian dia merekam bagian etalase makanan yang menampilkan berbagai menu di warung tersebut.
Namun di antara makanan-makanan tersebut, ada seekor tikus hidup yang berjalan.
Tikus tersebut berjalan di atas tumpukan ayam krispi yang diwadahi piring.
"Itu chefnya," tulis akun Instagram @underc0ver.
Video tersebut sontak mengundang berbagai respons dari warganet.
Baca Juga: Heboh Sepasang Kekasih Sejaket di Atas Motor, Netizen: Awas Gancet
"Auto bayar langsung balik kanan," komentar warganet.
"Itu salah satu karyawan mungkin lagi ngecek kelayakan makanan yang dijual," imbuh warganet lain.
"Pernah dulu mau beli ketoprak. Lihat lontongnya pada reges kena gigitan wirog. Jadi balik kanan deh," tambah lainnya.
"Ratatouille pas masih merintis buka warteg," tulis warganet di kolom komentar.
"Ratatouille dengan kearifan lokal, pulang kampung setelah berkelana menyebrangi samudera, mencicipi cita ras Eropa, garam Himalaya, lada Belanda, cabe India, pizza Italia," timpal lainnya.
Saat berita ini dibuat, video tersebut telah disukai ribuan kali dan bisa disaksikan di sini.
Berita Terkait
-
Viral Seniman di Sleman Ajak Makan Gratis di Rumah Sepuasnya: Kalau Kamu Udah Makan, Maka Masalah Hidupmu Berkurang Satu
-
Biasakan Jalan Kaki Setelah Makan, Bisa Turunkan Risiko Diabetes Lho!
-
Ikut Dukung Pegawai Minimarket yang Diancam UU ITE, Giring Malah Kena Nyinyiran: Enggak Usah Numpang, Ada Hotman Paris
-
Lima Pria Aniaya Ustaz dan Santri Gegara Tak Puas Bayar Makan, Tiga Tersangka Ditahan Empat Hari
-
Unik! Cewek Pede Buka Google Maps Pakai Laptop di Lampu Merah, Warganet Malah Salfok ke Hal Ini
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Perang Rusia-Ukraina Masuk Tahun Keempat, PBB Desak Gencatan Senjata Segera
-
Fakta Baru! Pegawai Rental yang Aniaya Petugas SPBU Ternyata Positif Sabu dan Ganja
-
Komisi III DPR RI Sayangkan Guru Honorer di Probolinggo Dipidanakan karena Rangkap Jabatan
-
Sebut Dakwaan Jaksa Tidak Terbukti, Kerry Riza Minta Pembebasan dan Pengembalian Aset
-
Tragedi NS dan Fenomena Filisida: Mengapa Rumah Jadi Ruang Berbahaya bagi Anak?
-
Kubu Kerry Riza Sebut Jaksa Paksakan Keputusan Bisnis Jadi Tindak Pidana Korupsi
-
Konflik Kartel Meksiko Geser Rantai Pasok Narkoba ke Indonesia, BNN Waspadai Jalur Alternatif
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
Jelang Vonis Korupsi Pertamina, Ketua Hakim Beri Peringatan Keras: Jangan Coba-coba Pengaruhi Kami!