Suara.com - Berniat antarkan proposal HUT RI ke toko-toko milik warga, seorang pemuda justru tergoda mencuri handphone milik seorang pemilik toko yang tergeletak sembarangan.
Aksinya terekam oleh kamera CCTV yang terpasang di toko tersebut.
Video rekamannya kemudian diunggah oleh akun Instagram @kabarpekanbaru pada Selasa (16/08/22).
Menurut keterangan, pemuda tersebut awalnya sedang mengantarkan proposal HUT RI. Tapi entah mengapa, pemuda tersebut nekat mengambil handphone yang tergeletak sembarangan di dalam toko yang berada di Riau.
"Pria ini ngantar proposal HUT RI ke toko Jalan Riau Ujung min, tapi malah nyuri HP. Bagi yang kenal tolong bilangin ditunggu iktikad baiknya min," keterangan akun pengunggah video.
Dalam video rekaman CCTV, terlihat pemuda berkaus hitam dan celana pendek masuk ke dalam toko.
Sambil melihat keadaan sekitar, ia langsung mengambil sebuah handphone yang tergeletak di atas kontainer berwarna hijau.
Setelah berhasil mengkantongi handphone curian, pemuda bermasker hitam tersebut langsung berjalan ke luar toko.
Pada video tersebut, tampak pria yang diduga pemilik toko sedang duduk di ruangan yang berada dekat dengan lokasi handphone tersebut tergeletak.
Baca Juga: Resmi, Alfamart Laporkan Wanita Pencuri Cokelat ke Polisi
Ia terlihat sibuk dengan kegiatannya dan tidak menyadari bahwa ada seorang pemuda yang masuk ke dalam tokonya.
Video yang merekam aksi pencurian ini pun lantas menuai beragam komentar dari warganet. Warganet mengungkapkan bahwa pemuda tersebut tergoda untuk mencuri karena ada kesempatan.
"Njir benar kata Bang Napi, kejahatan bukan karena niat tapi karena kesempatan. Jadi waspadalah-waspadalah," ungkap warganet.
"Mungkin dari awal tak bermaksud nyuri, tapi ada kesempatan. Ya sudah. Maka hati-hati atau waspada," terang warganet.
"Lebih mudah dilacak. Datangi kelurahan yang ngasih tawaran di slide 2 ada itu. Tanya atau data siapa yang bertugas memberikan proposal untuk acara 17 Agustus. Dari situ bisa ketahuan orangnya, lalu cocokan foto video di CCTV. Ini jelas karena ada kesempatan dia ambil itu HP. Kejahatan salah satu terjadi karena kelalaian atau keteledoran," ujar warganet.
"Tanggal 17 nginap di kandang besi," kata warganet.
Berita Terkait
-
Resmi, Alfamart Laporkan Wanita Pencuri Cokelat ke Polisi
-
Manajemen Alfamart Tunjuk Hotman Paris sebagai Kuasa Hukum, Warganet Bakal Tetap Kawal Sampai Tuntas
-
Kenali Ciri-ciri Kleptomania, Keinginan untuk Mencuri yang Sulit Ditahan
-
Netizen Sebut Ibu-Ibu Pencuri Cokelat Klepto, Apa Maksudnya?
-
Sinopsis Mencuri Raden Saleh, Misi Pencurian Lukisan Legendaris
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir
-
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan
-
Pakar UGM Kritik Serangan AS ke Iran: Ada Standar Ganda Soal Nuklir Israel
-
Solidaritas Tanpa Batas: Warga Iran Tetap Bela Palestina di Tengah Gempuran Rudal AS-Israel
-
GMNI Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Prabowo dan Kapolri Bertindak
-
TMP Bakal Dikelola Kemenhan, Gus Ipul Sebut Kemensos Tak Punya Kapasitas Cukup
-
Isu Sanksi AS Usai Indonesia Borong Rudal BrahMos Rp 5,9 Triliun, Pakar Buka Suara
-
Menteri HAM Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS, Minta Polisi Usut Tuntas
-
Cegah Defisit Dampak Perang, Prabowo Lirik Jurus Pakistan: Pangkas Gaji Pejabat hingga WFH
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar