Suara.com - Aksi Rara Istiati Wulandari si pawang hujan di Istana Merdeka menuai banyak soratan dari publik. Pasalnya ia mengklaim telah sukses mengendalikan cuaca di Istana Merdeka saat peringatan HUT ke-77 Kemerdekaan RI, Rabu lalu (17/8/2022)
Kehadirannya di Istana Merdeka itu kemudian diunggah di akun Facebook dan instagram miliknya beserta klaim berhasil menggeser awan kelabu di bawah langit Istana Merdeka.
Ternyata pihak Istana tidak mengundang Rara si pawang huja secara langsung, ia datang seperti masyarakat pada umumnya yang mendaftar via online.
Seperti apa kehadiran Rara di Istana Negara? Berikut sejumlah faktanya.
1. Rara ucapkan syukur upacara bendera berjalan lancar
Melalui unggahannya, Mbak Rara pawang hujan memamerkan dirinya ketika berada di Istana Presiden sedang menghadiri upacara bendera.
Rara hadir di Istana Negara dengan mengenakan baju berwarna merah terang. Dalam akun Facebooknya ia memanjatkan syukur karena cuaca cerah pada saat itu sesuai dengan harapannya.
“Bersyukur jika hajatan tahun ini berjalan lancar dengan awan yang cerah sesuai dengan doa dan harapan yang diharapkan,” tulisnya
2. Rara klaim berhasil menggeser awan
Baca Juga: Pamer Beraksi di Istana Merdeka, Ternyata Rara Pawang Hujan Tidak Diundang Jokowi Secara Langsung
Dalam tulisan yang ia unggah di media sosial, ia mengungkapkan jika dirinya telah berhasil menggeser awan yang ada di Istana Merdeka.
Berkat mental yang kuat serta ketulusan cintanya yang besar, Rara mengklaim berhasil menyapu awan walaupun petir sempat menggelegar sebanyak tiga kali.
“’menyapu’ awan itu butuh mental yang kuat dan energy Happy ketulusan cinta yang besar. Tadi petir menggelegar 3 kali serem,” ungkap Rara
3. Rara keliling Istana tanpa alas kaki
Satu hal yang unik dari kehadiran Rara di Istana Merdeka adalah ritual usir hujan yang ia lakukan dengan keki telanjang.
Ia berjalan mengelilingi Istana Negara, mengikuti gerak awan tanpa menggunakan alas kaki demi mendapatkan energi.
Berita Terkait
-
Pamer Beraksi di Istana Merdeka, Ternyata Rara Pawang Hujan Tidak Diundang Jokowi Secara Langsung
-
Tak Ada Hujan Saat Acara 17 Agustusan, Ternyata Ada Mbak Rara di Istana
-
Datang ke Upacara Bendera di Istana Merdeka, Mbak Rara Klaim Geser Awan Kelabu
-
Mbak Rara Pamer Jadi Pawang Hujan Saat Acara 17 Agustusan di Istana Merdeka
-
Mbak Rara Diundang Jadi Pawang Hujan saat 17 Agustus di Istana Merdeka: Musim Kemarau!
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Pemerintah Minta Polisi Usut Tuntas
-
Buntut Ketegangan Timur Tengah, Pemerintah Siapkan Pemulangan 34 WNI dari Iran
-
AS Tawarkan Hadiah Rp169 Miliar untuk Informasi Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei
-
Antisipasi Krisis Timur Tengah, Prabowo Pertimbangkan Kebijakan WFH untuk Tekan Konsumsi BBM
-
Polisi Gunakan Scientific Investigation untuk Buru Penyiram Air Keras Aktivis KontraS
-
Komisi III DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Polisi Tangkap Pelaku
-
KAI Prediksi Puncak Arus Mudik 15 Maret 2026, Lebih dari 51 Ribu Penumpang Berangkat dari Jakarta
-
KPK Bawa Bupati Cilacap dan Sekda ke Jakarta Usai OTT, 13 Orang Diperiksa Intensif
-
Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak, Amerika Sebut Kecelakaan tapi Iran Klaim Ditembak Rudal
-
Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi