Suara.com - Kisah haru dibagikan oleh seorang anak laki-laki yang kini tidak lagi memiliki seorang ayah. Ia rela menjual televisi hadiah lomba 17 Agustus untuk membiayai sekolahnya.
Kisah tersebut dapat dilihat melalui video unggahan akun Instagram @andreli_48 pada Minggu (21/08/22).
Dalam video yang diunggah, tampak momen ketika anak laki-laki yang diketahui bernama Jami sedang mengikuti lomba ninja warior yang diselenggarakan dalam rangka perayaan 17 Agustus.
Jatuh bangun Jami berjuang untuk menaklukan berbagai rintangan dalam ninja warior tersebut.
Beruntung, dirinya menjadi pemenang juara 2 dalam lomba tersebut dan mendapatkan hadiah berupa TV.
"Jami namanya, pamenang juara 2 lomba ninja warior di acara 17 Agustus," keterangan yang ada dalam video unggahan.
Di balik kemenangannya, bocah laki-laki menyimpan kisah yang begitu menguras emosi.
Dirinya hanya tinggal bersama ibu dan adik-adiknya.
Ia bahkan rela menjual TV tersebut kepada seseorang demi untuk bisa membiayai sekolahnya.
Baca Juga: V BTS Jadi Artis Tercepat yang Lampaui 50 Juta Followers di Instagram
"Adik Jami merupakan anak yatim yang kini tinggal bersama ibunya dan adik-adiknya. Ketika acara selesai, Jami dan ibunya menghampiri kami untuk menjual TV hadiah yang Jami dapat untuk biaya sekolah Jami," keterangan yang ada di dalam video.
Pada video tersebut, tampak pula momen ketika ibu Jami menangis tersedu-sedu mengungkapkan isi hatinya.
Ibu Jami mengungkapkan bahwa dirinya hanya memiliki Jami dan adik-adik Jami. Mereka adalah harta yang paling berharga untuknya.
"Sudah tidak punya siapa-siapa lagi. Sudah tidak punya bapak hanya tinggal ibu saja. Ingin sekali ibu membahagiakan kamu dan adik-adik kamu. Namun ibu tidak bisa. Tabungan ibu hanya kamu, bukan harta, bukan apapun," ujar Ibu Jami sambil menangis tersedu-sedu.
Video ini pun lantas viral. Hingga sekarang, video ini telah ditayangkan lebih dari 14,3 ribu kali.
Puluhan komentar juga dilontarkan netizen dalam unggahan ini. Dalam komentarnya, para netizen turut memberikan doa untuk Jami.
Berita Terkait
-
V BTS Jadi Artis Tercepat yang Lampaui 50 Juta Followers di Instagram
-
Ayu Ting Ting Pamer Kedekatan dengan YouTuber Korea Selatan, Didoakan Jodoh
-
Bongkar Alasan Tidak Tampil di Acara TV, Netizen Salfok Sama Penampilan Pangling Syahrini: Suaminya Tajir
-
Efek Iriana Jokowi Tipis-tipis & Prabowo Joget Gas Poll, Farel Prayoga-Abah Lala Diganjar Penghargaan Kemenkumham
-
Viral Wanita Dibuatkan Salad Roti oleh Ibu Pacarnya, Bikin Iri Berjamaah
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan
-
Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan
-
Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes
-
Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali
-
Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur
-
Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat
-
Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI
-
Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir
-
Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital
-
Bekasi Darurat Mutilasi? Menelisik Pola Kejahatan Ekstrem di Balik Tragedi Serang Baru