Suara.com - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri kembali memberikan petuah tegas kepada para kadernya. Ia mengingatkan mereka bahwa kemenangan dalam Pemilu 2019 terjadi karena pilihan rakyat.
Karena itu, Megawati menegaskan kepada kadernya untuk tidak lupa diri dan menjadi beban PDIP. Ia menyebut rakyatlah yang memberikan suara kepada PDIP karena mencintai partai tersebut.
"Jangan lupa lho. Kamu pikir kamu yang memenangkan? Rakyat yang memenangkan," tegas Megawati dalam acara peresmian Gelombang VI kantor baru PDI Perjuangan secara virtual di kediamannya di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Rabu (24/8/2022).
"Rakyat yang memenangkan. Sekali lagi rakyat yang memenangkan, yang mencintai PDI Perjuangan," lanjutnya.
Megawati juga meminta para kader PDIP, termasuk yang duduk di lembaga eksekutif dan legistlatif, untuk tidak melupakan harapan-harapan rakyat kepada partainya.
"Kalau sekarang kalian lalu mengubah diri dari seorang yang tadinya masuk sebagai rakyat biasa, berkehidupan sederhana, terus mulai ketika terjadi perubahan dengan sebuah harapan menjadi kalangan menengah, mulai lupa," lanjutnya.
Dalam kesempatan ini, Megawati tidak lupa untuk memberikan semangat kepada kadernya untuk bersiap menjelang Pemilu 2024. Ia mengaku akan mulai menggembleng kadernya agar bisa siap dalam Pemilu Serentak 2024.
"Ingat, tahun Pemilu 2024, semua partai sudah siap-siap. Sampai saya banyak yang menanyakan, 'Kok Ibu tenang-tenang saja?' Dari sisi kesiapan organisasi, saya yakin sudah siap. Yang belum itu kan kesiapan orang-orangnya. Lha ini saya gembleng sekarang," ujarnya.
Megawati sendiri mengaku jika dirinya memang dikenal galak oleh kader dalam memimpin PDIP. Namun, menurutnya itu sudah menjadi kewajiban ketua umum untuk bersikap galak. Apalagi jika dirinya tidak galak, PDIP tidak mungkin memang Pemilu dua kali.
Baca Juga: Kader PDI P Anggap Dirinya Sosok yang Galak, Megawati Soekarnoputri: Kalian Itu Maunya Apa?
"Sepanjang saya jadi ketua umum kalian, saya dibilang galak. Saya ketua umum. Kalau ketua umum enggak galak, tidak akan PDI Perjuangan bisa menang dua kali. Kalian itu maunya apa? Mau jadi apa? Jawab ya," ucap Megawati.
"Saya akan minta pertanggungjawaban kalian. Saya akan minta satu per satu sebelum kita tempur di 2024. Fair lho, jadi bisa mikir. Kalau mau ikut partai lain, silakan. Ini demokrasi kok. Tapi jangan menjadi beban dalam partai kita, organisasi kita," tandasnya.
Di momen ini, Megawati juga tak lupa memerintahkan para kader PDI Perjuangan untuk menggelorakan semangat dalam menyejahterakan rakyat dan memenangkan Pemilu 2024. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Kader PDI P Anggap Dirinya Sosok yang Galak, Megawati Soekarnoputri: Kalian Itu Maunya Apa?
-
Megawati Sebut Banyak Kader Nilai Dirinya Galak: Kalau Enggak Galak, Tak Akan PDIP Bisa Menang 2 Kali
-
Respons Safari Puan Maharani ke NasDem, Megawati Akui Lihat Ada yang Berbeda: Itu Saya Lihat Baru Satu Partai Loh
-
Megawati Ingatkan Para Kader Partai, Kemenangan PDIP Ada di Tangan Rakyat
-
23 ASN di Kota Serang Terdaftar Sebagai Anggota Parpol
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Pendidikan Tak Boleh Terputus Bencana, Rektor IPB Pastikan Mahasiswa Korban Banjir Bisa Bebas UKT
-
42 Ribu Rumah Hilang, Bupati Aceh Tamiang Minta BLT hingga Bantuan Pangan ke Presiden Prabowo
-
Tanggul Belum Diperbaiki, Kampung Raja Aceh Tamiang Kembali Terendam Banjir
-
Prabowo Setujui Satgas Kuala! Anggarkan Rp60 Triliun untuk Keruk Sungai dari Laut
-
Tawuran Awali Tahun Baru di Jakarta, Pengamat Sebut Solusi Pemprov DKI Hanya Sentuh Permukaan
-
Tiket Museum Nasional Naik Drastis, Pengamat: Edukasi Jangan Dijadikan Bisnis!
-
Timbunan Sampah Malam Tahun Baru Jogja Capai 30 Ton, Didominasi Alas Plastik dan Gelas Minuman
-
Nasib Pedagang BKT: Tolak Setoran Preman, Babak Belur Dihajar 'Eksekutor'
-
Ragunan 'Meledak' di Tahun Baru, Pengunjung Tembus 113 Ribu Orang Sehari
-
KUHP Baru Berlaku Besok, YLBHI Minta Perppu Diterbitkan Sampai Aturan Turunan Lengkap