2. Contoh Teks Penjelasan tentang Proses Pembuatan Cokelat
Bagaimana Cokelat Dibuat
Pernahkah kita bertanya-tanya bagaimana kita mendapatkan cokelat? Nah kali ini kita akan memasuki dunia cokelat yang menakjubkan sehingga kita bisa mengerti persis yang sedang kita makan. Cokelat memulai pohon yang disebut pohon kakao. Pohon ini tumbuh di daerah khatulistiwa, terutama di tempatnya seperti Amerika Selatan, Afrika, dan Indonesia. Pohon kakao menghasilkan buah seukuran apel pinus kecil. Di samping buah-buahan adalah biji pohon. Mereka juga dikenal sebagai kacang coco. Selanjutnya, kacang difermentasi selama sekitar satu minggu, dikeringkan di bawah sinar matahari. Setelah itu mereka dikirim ke pembuat cokelat. Pembuat cokelat mulai mengolah dengan memanggang kacang untuk mengeluarkan rasa. Kacang yang berbeda dari tempat yang berbeda memiliki kualitas dan rasa yang berbeda. Sehingga mereka sering dipersingkat dan dicampur untuk menghasilkan campuran yang khas.Proses selanjutnya adalah winnowing. Kacang panggang ditampi untuk menghilangkan ujung daging biji kakao dari cangkangnya. Kemudian ujung pena dicampur. Ujung yang dicampur diarde untuk membuatnya cair. Cairan itu disebut minuman keras cokelat. Rasanya pahit. Semua biji mengandung sejumlah lemak dan biji kakao tidak berbeda. Namun, biji kakao adalah setengah lemak, itulah sebabnya mereka menggiling ujung pena dari cairan. Ini adalah cokelat pahit murni.
Demikian itu penjelasan dan contoh teks eksplanasi dialihbahasakan dari britishcourse.com.
Kontributor : Mutaya Saroh
Tag
Berita Terkait
-
Mengetahui Fungsi Fakta dalam Text Explanasi
-
Apa Fungsi Fakta dalam Teks Eksplanasi? Ini Pengertian dan Penjelasannya
-
Pengertian Teks Eksplanasi: Struktur HIngga Ciri-ciri
-
Contoh Teks Eksplanasi untuk Mengetahui Bagaimana Peristiwa Terjadi dalam Sebuah Bacaan
-
Teks Eksplanasi: Pengertian, Ciri-ciri, Struktur, dan Tujuan
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
Terkini
-
Dua Dekade Bangun Usaha Gula Merah, Rosidah Sukses Kembangkan UMKM Sumenep Berkat KUR BRI
-
Guru Besar UI Soroti Krisis Senyap di Dunia Medis: Mengapa Dokter yang Sakit Tetap Bekerja?
-
Hilirasi Batu Bara jadi Metanol Dimulai, Grup Bakrie Pegang Proyeknya
-
Kepala BGN Jawab Kritik Dapur MBG vs Sekolah Rusak: Tak Adil Jika Dibandingkan
-
KUR BRI Berperan dalam Pengembangan Gula Merah di Sumenep yang Kini Rambah Berbagai Daerah
-
3 Bedak Padat Viva untuk Kulit Kuning Langsat, Lengkap Review Pembeli
-
Laba Bersih Chandra Asri Tembus Rp6,71 Triliun di Semester I-2026
-
Sekjen Kemendagri Harap Pamong Praja Muda IPDN Jadi Agen Perubahan di Daerah
-
Isuzu Tunjukkan Fleksibilitas Kendaraan Niaga di GIIAS 2026, Masuk ke Industri Kreatif
-
Kisah Sukses UMKM dari Sumenep, Perjuangan Rosidah Membesarkan Usaha Gula Merah Berkat KUR BRI