Sosok perdana Menteri Finlandia, Sanna Marin yang tercatat sebagai perdana menteri termuda saat ini tengah menjadi perbincangan hangat di kalangan publik. Hal itu terjadi setelah beredar sebuah video dirinya sedang clubbing bersama rekan-rekannya.
Atas videonya tersebut, Sanna Marin mendapatkan kecaman dan kritik dari publik. Tidak hanya videonya pada saat clubbing, Sanna Marin juga diduga terkena kasus skandal foto telanjang dada di pesta pribadinya.
Sosok perdana Menteri muda tersebut menuai kontroversi, lantas siapa itu Sanna Marin tersebut? Simak informasi lengkapnya berikut ini.
Sanna Marin merupakan Ketua Partai Sosial Demokrat (SDP) yang masih berumur 36 tahun. Sepanjang sejarah Finlandia, Marin tercatat sebagai perdana menteri termuda.
Marin mulai melenggangkan namanya di tampuk kekuasaan negara bagian Eropa Utara tersebut sejak Desember 2019 dan telah mempelopori koalisi lima partai.
Diketahui, Marin yang lahir pada 16 November 1985 tersebut merupakan perempuan asal Ibu Kota Helsinki. Ayah Marin bernama Lauri dilaporkan berjuang melawan kecanduan alkohol dan meninggalkan ibunya. Setelah ditinggalkan oleh ayah Marin, ibu Marin diketahui memulai hubungan sesama jenis dan kemudian membesarkan Marin.
Latar Belakang Pendidikan
Marin menyelesaikan pendidikan di SMA Pirkkala. Kemudian, Marin melanjutkan studi ke perguruan tinggi yaitu Universitas Tampere dan lulus dengan gelar Ilmu Administrasi.
Baca Juga: 6 Fakta Sosok Sanna Marin, PM Finlandia yang Terjerat Skandal Pesta di Rumahnya
Diberitakan bahwa untuk membiayai kuliahnya tersebut, Marin sempat bekerja sebagai pembuat oti dan staf kasir.
Perjalanan Karier
Diketahui, Marin memulai karirnya di dunia politik sejak tahun 2006, pada saat Marin bergabung dengan Pemuda Sosial Demokrat, yaitu sebuah organisasi tempatnya menjadi Wakil Presiden Finlandia pada tahun 2010.
Kemudian, Marin mencalonkan diri dalam pemilihan dewan kota Tampere pada tahun 2012. Marin pun berhasil memenangkan pemilihan tersebut.
Karir Marin di dunia politik tampak seperti berjalan mulus. Saat Marin menjabat sebagai ketua dewan, di tahun 2015 Marin terpilih menjadi anggota parlemen Finlandia.
Pada Juni 2019, Marin dipercaya untuk menduduki jabatan sebagai Menteri Transportasi Finlandia.
Berita Terkait
-
6 Fakta Sosok Sanna Marin, PM Finlandia yang Terjerat Skandal Pesta di Rumahnya
-
Video Pesta 'Panas' Bocor Ke Media, PM Finlandia Jalani Tes Narkoba
-
Viral Video Solidaritas Ratusan Wanita Menari untuk Dukung PM Finlandia
-
Pesta Perdana Menteri Finlandia Sanna Marin Tuai Kecaman, Oposisi Tuntut Tes Narkoba
-
Viral Video PM Finlandia Sanna Marin Menari Intim dengan Pria, Kembali Kontroversial
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi
-
Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana
-
Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan
-
Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah
-
Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo
-
Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL
-
KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan
-
Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....
-
Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan
-
2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar