- Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menunjuk Mayor Jenderal Roman Gofman sebagai direktur baru badan intelijen Mossad.
- Penunjukan Gofman memicu kontroversi karena dinilai kurang berpengalaman dalam operasi intelijen oleh direktur saat ini.
- Gofman sebelumnya menjabat Sekretaris Militer Perdana Menteri serta aktif dalam berbagai operasi militer Pasukan Pertahanan Israel.
Suara.com - Keputusan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menunjuk Mayor Jenderal Roman Gofman sebagai direktur baru Mossad memicu kontroversi besar di internal badan intelijen Israel.
Namun sayangnya pilihan Netanyahu itu justru menimbulkan penolakan dari banyak pihak.
Direktur Mossad saat ini, David Barnea, secara terbuka menolak pencalonan Gofman. Barnea menilai Gofman tidak memiliki latar belakang intelijen yang cukup untuk memimpin Mossad di tengah situasi perang.
David Barnea sebelumnya mendorong wakilnya yang hanya disebut dengan inisial A untuk menjadi penerusnya. Namun rekomendasi tersebut tidak diterima oleh pemerintahan Netanyahu.
“Dia (Roman Gofman) tidak pernah menangani sistem operasi intelijen secara langsung. Dia tidak memiliki pengalaman dan kedalaman yang dibutuhkan untuk memimpin organisasi seperti Mossad,” ujar seorang pejabat intelejen Israel seperti dikutip dari Ynet.
Rekam Jejak Roman Gofman
Roman Gofman lahir di Belarus pada 30 November 1976. Ia pindah ke Israel bersama keluarganya pada 1990 saat berusia 14 tahun dan menetap di kota Ashdod.
Masa mudanya disebut tidak mudah. Saat bersekolah di ORT Ashdod Nautical Officers School, ia mengalami perundungan dan kekerasan dari siswa lain hingga akhirnya menekuni olahraga tinju.
Gofman bergabung dengan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) pada 1995 melalui Korps Lapis Baja.
Baca Juga: PM Spanyol Bela Lamine Yamal Usai Kibarkan Bendera Palestina Serang Balik Pejabat Israel
Ia mengawali karier sebagai prajurit batalion tank dan terlibat dalam operasi militer di Lebanon Selatan, Jalur Gaza, hingga Tepi Barat selama Intifada Kedua.
Kariernya terus menanjak. Ia pernah memimpin Brigade Etzion dan Brigade Lapis Baja ke-7, salah satu unit tempur utama Israel.
Dalam konferensi komando senior IDF pada 2018, Gofman dikenal sebagai perwira yang mendorong penggunaan lebih aktif pasukan darat dalam operasi militer.
Gofman semakin dikenal setelah serangan Hamas ke Israel pada 7 Oktober 2023. Saat menerima laporan infiltrasi militan, ia langsung bergerak dari rumahnya di Ashdod menuju wilayah Sderot.
Di persimpangan Sha'ar HaNegev, ia bergabung dengan relawan polisi dan terlibat baku tembak melawan militan Hamas.
Dalam insiden itu, Gofman dilaporkan menewaskan dua militan namun mengalami luka serius di bagian lutut.
Berita Terkait
-
PM Spanyol Bela Lamine Yamal Usai Kibarkan Bendera Palestina Serang Balik Pejabat Israel
-
Komando Brigade Al-Qassam Tewas, Hamas Janji Pembalasan Menyakitkan untuk Israel
-
Kebakaran Jenggot! Menhan Israel Belingsatan Gegara Lamine Yamal Kibarkan Bendera Palestina
-
Cara Keji Tentara Zionis Israel Bunuh 7 Warga Gaza, Perempuan dan Anak Jadi Korban
-
Aksi Seni untuk Palestina Warnai Peringatan 78 Tahun Nakba di Bandung
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
iPhone X dan MacBook Pro 2018 Dipensiunkan Apple
-
Dari Maryamah Karpov ke Maryam Mah Kapok Garapan Asma Nadia dkk
-
KSP Dudung Sebut Kericuhan Hari Damai Aceh Ulah Segelintir Oknum: Rakyat Aceh Tetap NKRI
-
Menko Yusril Buka Suara Soal Kericuhan Bendera Bulan Bintang di Aceh
-
Kontak Tembak dengan OPM Saat HUT ke-81 RI, 1 Prajurit TNI Gugur-2 Terluka
-
Usai Kericuhan Penurunan Merah Putih, Kapolri Pastikan Aceh Terkendali
-
7 Kuliner Musim Panas di Turkiye yang Wajib Dicoba, dari Sup Dingin hingga Es Krim Maras
-
Sudah Seperti Bestie, Istana Ungkap Rahasia di Balik Posisi Duduk Jokowi-Prabowo-Gibran
-
7 Cara Mencuci Sepatu Canvas di Rumah agar Bersih dan Tidak Cepat Rusak
-
HUT ke-81 RI: BRI Perluas Akses Keuangan Hingga Pelosok dan Mancanegara