3. Benteng Liya Togo
Benteng Liya Togo merupakan benteng peninggalan pada masa kebesaran Kesultanan Buton. Tidak seperti benteng pada umumnya, Benteng Liya Togo terbuat dari susunan batu gunung dengan campuran putih telur dan kapur sebagai perekatnya. Benteng yang memiliki luas sekitar 30 hektare ini dibangun sebagai sarana pertahanan Kesultanan Buton dari serangan Kerajaan Ternate dan kerajaan lain pada masa itu.
Benteng Liya Togo memiliki pintu sebanyak 13 buah, terletak 4 buah pada dinding benteng dalam, dan 9 pintu pada benteng luar. Benteng Liya Togo berada di Kecamatan Wangi-Wangi Selatan, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara.
Di dalam benteng ini terdapat beberapa masjid seperti Masjid Tua Liya Togo dan masjid tertua di Buton, yakni Masjid Mubarak, yang terletak di sisi barat. Masjid ini dibangun sejak tahun 1546 milik Kesultanan Buton dan menjadi saksi penyebaran Islam di Pulau Wangi-Wangi yang kini menjadi bagian dari kepulauan Kabupaten Wakatobi. Kemudian ada balairung di sisi timur, sementara di sebelah utara terdapat kompleks pemakaman.
Pengunjung laki-laki yang hendak masuk benteng diwajibkan menggunakan sarung layaknya tradisi Melayu. Sedangkan bagi pengunjung perempuan harus mengenakan sarung dan mengikatnya dipundak. Keluar dari benteng, pengunjung akan diberikan jus sampalu yaitu jus yang terbuat dari buah asam.
Sebelum melakukan perjalanan, pastikan kamu sudah vaksin booster dan usahakan tetap mematuhi protokol kesehatan, mulai dari menggunakan masker dengan benar, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak agar aktivitas wisata tetap aman dan nyaman.
Informasi mengenai destinasi wisata dan inspirasi ekonomi kreatif #DiIndonesiaAja juga bisa kamu dapatkan dengan cara follow akun Instagram @pesona.indonesia, Facebook @pesona.indonesia, Twitter @pesonaindonesia, TikTok @pesonaindonesia, YouTube Pesona Indonesia, dan mengunjungi website www.indonesia.travel.
Berita Terkait
-
Tiga Ide Usaha di Bidang Pariwisata Sebagai Bisnis Potensial
-
Pemprov Jabar Siapkan Strategi Untuk Pengembangan Ekraf, Begini Tahapannya
-
Jadi Negara Terindah Nomor 1 di Dunia, Simak 11 Rekomendasi Destinasi Wisata Indah Indonesia
-
"Jelajah Desa Wisata Ramah Berkendara", Kegiatan Bermotor Promosikan Potensi Kawasan Bersama Adira Finance
-
Ini 11 Rekomendasi Destinasi Panorama Indah di Indonesia, Ada Dieng dan Bandungan Semarang
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam