Suara.com - Himpunan Santri Nusantara (Hisnu) menggelar sholawat dan doa bersama untuk kebaikan Bangsa dan Negara Indonesia.
Aspirasi 'Ganjar Pranowo Presiden 2024' turut menjadi doa yang dipanjatkan oleh sekitar 15 ribu orang yang hadir di JiExpo Kemayoran, Jakarta Pusat. Mereka terdiri dari para ulama, ustad, habaib, majelis taklim, mubaligh dan santri se-Jabodetabek.
Koordinator Nasional Hisnu Gus Yusuf Hidayat mengatakan, doa untuk negeri ini dalam rangka HUT ke-77 Republik Indonesia agar selalu diberikan kesejukan, kedamaian dan kemakmuran.
"Dan mendoakan mudah-mudahan Negeri ini diberi pemimpin yang benar-benar menjadikan kepercayaan rakyat sebagai amanah yang akan dipertanggungjawabkan di depan Allah. Kami berdoa, mudah-mudahan aspirasi kami, 'Ganjar Pranowo Presiden 2024' diijabah (dikabulkan)," ujar Yusuf usai acara.
Menurut Yusuf, mempertahankan agar Indonesia tetap damai, sejahtera dan bisa lebih maju hanya bisa terjadi bila Bangsa ini dipimpin sosok presiden seperti Ganjar.
Sebab, Ganjar terbukti memang memiliki kualitas pribadi yang baik, nasionalis dan religius, selalu mendorong moderasi beragama, serta memiliki pengalaman yang jelas dalam pemerintahan, baik sebagai anggota DPR RI maupun sebagai Gubernur Jawa Tengah dua periode.
Ganjar Pranowo sangat menonjol dengan kepribadiannya yang kalem, beribawa, terbuka dan merakyat, supel, murah senyum, dekat dengan ulama dan santri. Kepemimpinannya membawa perubahan ke arah yang lebih baik.
"Sosok Pak Ganjar yang asik, orangnya ramah, para ulama dan para kiai sangat nyaman dengan kehadiran beliau. Beliau sekarang lagi menjalankan tugasnya," tutur Yusuf.
Yusuf bertekad untuk terus menggelar kegiatan doa dan sholawat ini. Hal itu demi kebaikan rakyat Indonesia dan sebagai ikhtiar mengkonsolidasikan dukungan bagi gerakan 'Ganjar Pranowo Presiden 2024'.
Baca Juga: Belasan Ribu Santri Doakan Ganjar Pranowo Jadi Presiden 2024
"Mari doakan Bapak Ganjar Pranowo agar bersama-sama dengan rakyat bisa mewujudkan kebaikan dan kemajuan Indonesia," pungkasnya.
Turut hadir di antaranya, Habib Haidar Al Haddad, KH. Abdul Azis, Dr. KH. Uti Wijaya, Gus Mirza Muhammad Zaki Hadik, KH. Fahri Nuhan, KH. Abdul Mujib, KH. Tobari Sazali dan sejumlah tokoh lainnya.
Dalam acara ini juga ada penampilan dari Gambus El Zahwa dengan beberapa lagu yang diiringi musik, puisi untuk Ganjar, Tari Saman oleh Sanggar Isaka dan banyak lagi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global
-
Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko
-
Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Dipolisikan
-
Mahfud MD Bongkar 'Permainan' Pejabat di Balik Pelarian Koruptor Rp189 Triliun
-
Habiburokhman ke Kapolri: Jangan Risau Ada Oknum, yang Penting Institusi Berani Tindak Tegas
-
Kasus Suap PN Depok, KPK Telusuri Riwayat Mutasi Dua Hakim Tersangka
-
Kepala Dishub DKI Jadi Calon Wali Kota Jaksel, DPRD Soroti Ego Sektoral dan Lambannya Birokrasi
-
Biaya Haji 2026 Tak Naik, Tapi Sumber Dana Rp1,77 Triliun Masih Gelap
-
Pastikan Ketersediaan Minyakita Aman, Dirut Bulog Sidak Pasar-pasar Di Jakarta
-
Warisan Orba dan Rawan Intervensi, Pakar Usul Peradilan Militer RI Adopsi Sistem Eropa