Suara.com - Banjir bandang akibat hujan lebat di Pakistan, menghanyutkan desa dan tanaman, ketika tentara dan petugas penyelamat membagikan tenda dan menyediakan makanan bagi ribuan warga Pakistan yang terlantar.
Otoritas Manajemen Bencana Nasional Pakistan melaporkan, jumlah korban tewas sejak musim hujan yang tahun ini terjadi lebih awal dari biasanya yaitu pada pertengahan Juni, mencapai 1.033 orang setelah kematian baru dilaporkan di Khyber Pakhtunkhwa dan provinsi-provinsi Sindh selatan.
Seorang pengungsi, Abdul Wahad mengatakan, “Banyak air masuk ke desa dan rumah kami terendam. Beberapa kerabat kami meninggal, juga ternak. Kami tidak menerima bantuan apapun dari pemerintah."
Musim hujan yang belum pernah terjadi sebelumnya menghantam keempat provinsi di negara itu.
Hampir 300.000 rumah hancur, banyak jalan tidak dapat dilalui dan listrik padam secara meluas sehingga berdampak pada jutaan orang.
Koordinator Otoritas Penanggulangan Bencana Nasional di Baluchistan, Mir Ziaullah Langau mengatakan, “Banjir datang dari semua sisi, bahkan dari sisi Iran, sekarang rute ke Iran ditutup.”
Tetapi setelah hujan deras kemarin, di mana jembatan di Bolan hancur, Baluchistan telah terputus melalui jalan raya, kereta api dan jaringan komunikasi dari seluruh Pakistan. (Sumber: VOA)
Berita Terkait
-
Tinjau Longsor dan Banjir di Toba, Kapolda Sumut Minta Pemerintah Rapatkan Barisan Atasi Kesulitan Masyarakat
-
Terendam Banjir, Pelayanan RSUD Singkawang Tetap Berjalan
-
Viral Video Romantis Pengantin Laki-Laki Gendong Istri ke Pelaminan Akibat Banjir di Sambas Bikin Iri Netizen: Pengen
-
Empat Desa di Kecamatan Jelai Hulu Ketapang Diremdam Banjir Hingga Ketinggian 2 Meter, Warga Mulai Mengungsi
-
Sidang Etik Kasus Pembunuhan Brigadir J Ternyata Banjir Air Mata: Saksi Menangis Menyesal, Ferdy Sambo Tidak
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Dalih Akses Sulit, Pasukan Oranye di Matraman Sapu Sampah ke Sungai: Langsung Kena SP1
-
Bela Donald Trump, Ketua DPR AS Sebut Paus Leo XIV Harusnya Siap Dikomentari
-
PM Armenia Pamer Kedeketan dengan Rusia, Komunikasi Sangat Intensif
-
Janji Xi Jinping kepada Trump: Pastikan Tak Ada Pasokan Senjata China untuk Iran
-
Rusia Bela Hak Nuklir Iran, Lavrov Sebut Pengayaan Uranium untuk Tujuan Damai
-
Kisah Siswa Pulau Batang Dua Tempuh Ujian Kelulusan di Tenda Pengungsian
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?
-
Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!