Suara.com - Sosok juragan sawit, Surya Darmadi disebut cetak rekor sebagai salah satu korupsi yang merugikan negara dengan nominal terbesar. Adapun kasus korupsi dalam kegiatan usaha perkebunan kelapa sawit PT. Duta Palma Group yang dikepalai oleh Surya tersebut merugikan negara sebesar Rp 104,1 triliun.
Angka tersebut sebelumnya senilai Rp 78 triliun sebagaimana yang disebut oleh Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah. Namun setelah dihitung, ada perubahan nilai kerugian dari yang ditemukan penyidik di awal.
"Awal penyidik menyampaikan (kerugian) Rp 78 triliun. Sekarang sudah perhitungan hasil yang diserahkan kepada penyidik dari BPKP itu kerugian negara Rp 4,9 triliun untuk keuangan, untuk kerugian perekonomian negara senilai Rp 99,2 triliun," kata Febrie saat konferensi pers kejakasaan, Selasa (30/8/2022).
Sontak, jumlah kerugian negara berkat ulah Surya tersebut membuat publik tercengang. Kini, masyarakat mulai menyoroti harta dan kekayaan Surya Darmadi yang menjadi salah satu aktor utama dalam kasus mega korupsi itu.
Mari simak rincian kekayaan Surya Darmadi yang kasus korupsinya merugikan negara ratusan triliun Rupiah.
Sosok bos besar sawit tersebut ternyata tak hanya mengelola perusahaan PT. Duta Palma Group. Sebab, PT. Duta Palma Group juga memiliki sederet anak perusahaan yakni PT Duta Palma Nusantara, PT Palma Satu, PT Panca Agro Lestari, PT Banyu Bening Utama, dan PT Seberida Subur.
Kekayaan Surya Darmadi dihimpun dari eberapa proyek perusahaan yang dimilikinya, yakni pabrik penyulingan minyak kelapa sawit hasil perkebunan yang ia miliki dan tersebar di kawasan Riau dan Kalimantan.
Tak tanggung-tanggung, perusahaan milik Surya tersebut memiliki aset berupa 8 pabrik yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia, seperti Pekanbaru, Jambi, dan Kalimantan. Keseluruhan 8 pabrik tersebut ditakar mampu menghasilkan 36.000 Mt minyak sawit mentah yang dihitung setiap bulannya.
Baca Juga: Setelah Uang, Giliran 2 Unit Kapal Milik Surya Darmadi Disita Kejaksaan
Surya Darmadi masuk majalah Forbes
Tak heran jika nama Surya Darmadi pernah masuk majalah Forbes yang kerap mengangkat kisah para pengusaha sukses sedunia. Nama bos sawit tersebut masuk dalam Forbes terbitan tahun 2018.
Melalui laman tabloid tersebut, disebutkan harta kekayaan Surya Darmadi mencapai 48 miliar USD atau setara dengan Rp 720 triliyun. Sehingga, namanya masuk ke dalam daftar jajaran orang terkaya di Indonesia dan menduduki peringkat ke-28.
Aset Surya Darmadi disita kejaksaan
Kini, Tim Satgas Kejagung sekaligus Kejati Sumsel menyita beberapa aset milik juragan sawit tersebut, salah satunya yakni satu tugboat dan satu kapal tongkang, yang berada di kawasan perairan Sungai Lilin Musi Banyuasin atau Muba di Sumatera Selatan (Sumsel).
Dua unit kapal tersebut bernilai Rp40 miliar dan kini disita untuk kepentingan penyidikan.
Berita Terkait
-
Setelah Uang, Giliran 2 Unit Kapal Milik Surya Darmadi Disita Kejaksaan
-
Kapal Disita, 5 Fakta Perkembangan Terkini Kasus Mega Korupsi Surya Darmadi
-
Empat Pekerja Tenggelam saat Langsir Sawit di Bengkalis, Satu Hilang
-
Ini Video Viral Tumpukan Uang 5,1 Triliun Kasus Korupsi Surya Darmadi Yang Luput Oleh Pemberitaan Ferdy Sambo
-
Dakwaan Korupsi Minyak Goreng, Ada Komunikasi Eks Mendag Lutfi Dengan Airlangga Hartanto Bahas Terdakwa Lin Che Wei
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
-
IHSG Anjlok 7 Persen Usai MSCI Soroti Transparansi dan Likuiditas Saham RI, BEI Buka Suara
-
IHSG Ambruk Hampir 8 Persen
-
IHSG Anjlok 6% Lebih, Rekor Terburuk di Era Menkeu Purbaya
-
Festival Bidar Palembang: Tradisi Sungai Musi yang Bertahan Sejak Zaman Kesultanan
Terkini
-
Banjir dan Longsor Berulang, Auriga Ungkap Deforestasi 'Legal' Jadi Biang Kerok
-
Bahas Kasus Suami Jadi Tersangka Usai Kejar Jambret Istri, Komisi III DPR Sampai Istighfar Dua Kali
-
KSP Qodari Jawab Soal Isu Reshuffle Kabinet: Hanya Presiden dan Tuhan yang Tahu
-
KPK Geledah Kantor Dinas Perkim, Buntut Dugaan Korupsi yang Seret Wali Kota Madiun Non Aktif Maidi
-
Tolak Polri di Bawah Kementerian, Boni Hargens: Sikap Kapolri Jaga Arsitektur Demokrasi
-
4 Fakta Aturan Batik Korpri Terbaru 2026: Jadwal dan Siapa yang Wajib Pakai
-
Sore Ini Prabowo Lantik 8 Anggota DEN di Istana Negara
-
Reshuffle Kabinet: Menkomdigi Meutya Hafid Dikabarkan Diganti Angga Raka Prabowo
-
Isu Reshuffle Kabinet Jilid 5 Memanas, 7 Menteri Ini Bakal Diganti?
-
Kekerasan Banyak Terjadi di Ruang Domestik, PPAPP Soroti Rumah sebagai Lokasi Paling Rawan di Jaksel