"Siapa yang bekerja dan mengangkat harkat martabat bangsa, di situ rakyat memberikan apresiasi. Itulah yang nanti bakal dinilai oleh Ibu Megawati," kata Hasto.
Asal Tak Campuri Kewenangan Prabowo dan Cak Imin
Jazilul sebelumnya, mengaku pihaknya tidak masalah, apabila ke depan PDIP bergabung di koalisi Gerindra-PKB.
Tetapi Jazilul memberikan catatan bahwa bergabungnya PDIP atau partai lain jangan sampai mengubah kesepakatan antara Gerindra dan PKB.
"Asal jangan mengubah-ubah yang sudah ada. Kan merapat bagus, namanya silaturahmi," ujar Jazilul di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat.
PKB sendiri penasaran, siapa figur yang akan diusung PDIP menjadi kandidat capres atau cawapres.
"Kami bahkan menunggu, ingin tahu siapa sih sebenarnya yang mendapatkan mandat dari PDIP untuk maju," kata Jazilul.
Kendati begitu, Jazilul menegaskan, bergabungnya PDIP atau partai lain di koalisi Gerindra-PKB, tidak boleh mengutak-ngatik konfigurasi capres dan cawapres yang kewenangannya berada di tangan Prabowo Subianto dan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.
"Jangan mengubah kesepakatan bahwa presiden dan calon presiden ditentukan bersama Pak Prabowo dan Gus Muhaimin, gitu. Iya ikutin itu," kata Jazilul.
Baca Juga: PDIP Cium Isu Ekonomi Bakal Jadi Senjata Jatuhkan Legitimasi Jokowi-Maruf Amin
Ada Peluang PDIP Bergabung
Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menyatakan bahwa ada kemungkinan bagi PDI Perjuangan untuk masuk ke koalisi Gerindra-PKB, seiring rencana pertemuan antara Prabowo Subianto dengan Puan Maharani pada akhir pekan ini.
Kemungkinan bergabungnya PDIP ke koalisi itu, kata Dasco karena baik Gerindra maupun PKB tidak menutup pintu koalisi.
"Masalah kemungkinan untuk gabung koalisi Gerindra-PKB ya itu kemungkinan ada saja karena kan memang Gerindra-PKB tidak menutup pintu koalisi," kata Dasco dihubungi, Kamis (1/9/2022).
Sementara itu, perihal pertemuan pada Minggu ini, Dasco menegaskan bahwa pertemuan tersebut merupakan rangkaian safari politik Puan ke para ketua umum partai politik.
Ia berharap pertemuan Prabowo dengan Ketua DPP PDIP tersebut berjalan lancar.
Berita Terkait
-
PDIP Cium Isu Ekonomi Bakal Jadi Senjata Jatuhkan Legitimasi Jokowi-Maruf Amin
-
Syaiful Huda: Gerindra dan PDIP Partai Papan Atas, Harapannya Jadi Inisiator Terbentuknya Koalisi Baru
-
Dibocorkan Sekjen, Ternyata Ini Hal yang Akan Dibahas saat Puan Temui Airlangga dan Prabowo Akhir Pekan Ini
-
Jika PDIP Gabung, Koalisi Gerindra-PKB Diprediksi Gagal
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
Terkini
-
Bendera Gerindra Masih Mejeng di Flyover Jakarta, Satpol PP DKI: Berizin hingga 8 Februari
-
Ilusi Solusi Dua Negara dan Bahaya Langkah 'Sembrono' Indonesia di Board of Peace
-
Dasco: Partai Gerindra Ingin Hidup untuk 1000 Tahun
-
Muzani Pimpin Yel-yel di Senayan: Gerindra Menang, Prabowo Presiden, Presiden Dua Periode!
-
Mau Digaji Berapa Pun Tetap Korupsi! Anggota DPR Soroti Mentalitas Hakim Usai OTT di PN Depok
-
11 Juta Peserta BPJS PBI Tiba-Tiba Dinonaktifkan, DPR Soroti Dampak Fatal pada Pasien Gagal Ginjal
-
Siap-siap! Kejagung Bidik Mantan Bos BUMN Akal-akalan Usai Warning Keras Prabowo
-
Wamensos Salurkan Santunan Duka Korban Longsor Cisarua
-
Gegap Gempita Jakarta Sambut Imlek: Ada 'Kuda Raksasa' hingga Festival Barongsai di Sudirman-Thamrin
-
Wamensos Sebut Tragedi Siswa SD di NTT Alarm Keras, Program Sekolah Rakyat Jadi Kunci?