Suara.com - Fakta terbaru kembali muncul terkait kasus pembunuhan Brigadir J atau Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat oleh mantan Ketua Divisi Profesi dan Keamanan, Irjen Pol Ferdy Sambo. Terbaru, nama Kompol Chuck Putranto (CP) juga dipecat dari Polri.
Kompol Chuck Putranto diketahui turut terlibat dalam kasus pembunuhan Brigadir J. Dalam sidang kode etik, Polri memberikan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) terhadap Chuck.
Berikut fakta-fakta peran Kompol Chuck Putranto dalam Kasus Brigadir J.
Kompol Chuck dijatuhi sanksi Pemberhentian Tidak dengan Hormat (PTDH)
Diketahui, Kompol Chuck Putranto dijatuhi sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) karena dugaan merintangi penyidikan kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.
Kompol Chuck dapat dua sanksi
Dalam sidang tersebut, Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo mengungkap bahwa dalam sidang kode etik tersebut, Chuck mendapatkan dua sanksi.
Dua sanksi tersebut diantaranya yaitu, sanksi etika, dan sanksi administrasi.
Peran Kompol Chuck Putranto
Baca Juga: Sosok Kompol Chuck Putranto, Karier Mulai Menanjak dan Berujung Dipecat-Terancam Penjara
Dalam sidang kode etik yang digelar, terungkap intervensi Ferdy Sambo untuk menutupi perbuatannya membunuh Brigadir J.
Sehari setelah pembunuhan Brigadir J tepatnya pada tanggal 9 Juli 2022, Brigjen Hendra Kurniawan menghubungi AKBP Ari Cahya yang pada saat itu berstatus Kanit I Subdit III Dittipidum Bareskrim Polri.
Hendra meminta Ari Cahya untuk memeriksa CCTV di sekitar lokasi kejadian. Kemudian, Hendra berkomunikasi dengan Ari Cahya menggunakan ponsel KAden A Ropaminal Div Propam, Polri Kombes Agus Nurpatria.
Setelah adanya perintah tersebut, Ari bertanya kepada Agus terkait siapa yang akan diperintahkan untuk menemuinya memeriksa rekaman CCTV.
Lebih lanjut, Iran mengambil rekaman CCTV terkait pembunuhan Brigadir J. Rekaman tersebut kemudian diamankan oleh Ari Cahya atas perintah dari Irjen Ferdy Sambo.
CCTV tersebut kemudian diserahkan oleh Ari kepada Kasubbagaudit Baggak Etika Rowabprof Div Propam, Kompol Chuck Putranto. Rekaman CCTV tersebut dibungkus menggunakan plastik hitam.
Tag
Berita Terkait
-
Sosok Kompol Chuck Putranto, Karier Mulai Menanjak dan Berujung Dipecat-Terancam Penjara
-
Tatapan Angker Ferdy Sambo ke Wartawan Saat Ditanya: Diingetin Mukanya!
-
Ferdy Sambo Sebut Brigjen Hendra tidak Terlibat, Polri Jelaskan Begini
-
Kebersamaan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Sita Perhatian, Bikin Warganet Terkena Stockholm Syndrome
-
Tegas! Kompolnas: Kami Sejatinya Bukan Sebagai Juru Bicara Polri
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Satu Mobil ke Bandara, Prabowo Antar Langsung Anwar Ibrahim Tinggalkan Indonesia
-
Stok Tomahawk Menipis, Operasi Militer AS di Iran Picu Kekhawatiran
-
Mundurnya Yudi Abrimantyo dari Kepala BAIS Dinilai Tamparan untuk Elite
-
Kematian Pekerja Tambang di Morowali Disorot DPRD, Diminta Diusut Tuntas
-
Kabar Duka, Tokoh Agama dan Juru Damai Konflik Poso Ustad Adnan Arsal Wafat
-
'Ini Terakhir Kali Saya ke Jakarta': Curahan Hati Perantau yang Balik Kampung Demi Jaga Sang Putri
-
Gus Ipul Dukung Narapidana Dapat Bansos PBI, Kemensos Siap Tindak Lanjut
-
Tiga Jam Bertemu di Istana hingga Antar ke Bandara, Ini Obrolan Presiden Prabowo dan PM Anwar
-
Dorong Penyaluran Bantuan di Tapteng, Kasatgas Tito Tekankan Percepatan Pendataan
-
12 Tahun Transjakarta: Layani 1,4 Juta Penumpang per Hari, Cakupan Tembus 92,5 Persen Jakarta