Suara.com - Baru-baru ini, satu keluarga membuat geger jagat media sosial karena menggelar tikar sampai menghidangkan makanan di bandara.
Melansir laman mStar, hal itu diketahui dari rekaman video 14 menit dalam unggahan akun TikTok yang dibagikan ulang di grup Facebook.
Dalam unggahan tersebut terlihat satu keluarga menggelar tikar di area bandara yang tampak seperti piknik di taman wisata.
Diketahui, mereka melangsungkan tindakan tersebut di KLIA (Bandara Internsional Kuala Lumpur) Malaysia.
"Bukan piknik di pantai, tapi piknik di bandara," tulis keterangan dipetik Suara.com, Senin (05/09/2022) dilansir dari mStar.
Rombongan itu bahkan sampai membawa bekal makanan dari rumah, berupa nasi yang disajikan dengan panci.
Tak lupa, mereka juga membawa lauk pauk dengan sejumlah menu. Sampai-sampai ada pula potongan semangka yang diletakkan di wadah makanan.
Para rombongan tampak asik mengambil lauk di piring mereka yang telah terisi dengan nasi.
Sementara itu, para pengunjung bandara tampak begitu ramai dan duduk di bangku yang telah disediakan.
Baca Juga: Hampir 400 Ribu Keluarga di Sulawesi Selatan Terima Bantuan Langsung Tunai BBM
Warganet yang melihat tayangan tersebut langsung heboh. Kebanyakan warganet tak suka dan mengecam tindakan rombongan keluarga tersebut.
Mereka juga mempertanyakan kehadiran petugas bandara yang dianggap lalai menegur keluarga tersebut karena dirasa bisa menganggu kenyamanan pengunjung lainnya.
"Boleh kah? Satu, kebersihan. Dua, kenyamanan orang-orang di sekitar. Petugas keamanan bandara harusnya tanggap dengan hal-hal seperti ini. Secara teori tidak salah, tapi saya tidak setuju karena saya memikirkan kenyamanan orang lain," tulis warganet.
"Citra bandara juga perlu dijaga. Kecuali ada tempat khusus yang disediakan bandara untuk penumpang yang sudah lama menunggu," sambung warganet itu.
"Biasanya di kawasan seperti ini ada food ourt atau tempat makan. Tapi saya heran kenapa mereka makan di tempat yang salah," tutur warganet lain.
"Di bawah sana ada food court. Kenapa nggak makan di dekat sana? Orang-orang kita juga terkadang lupa satu hal dalam hidup ini kita punya aturan," timpal lainnya.
Berita Terkait
-
Hampir 400 Ribu Keluarga di Sulawesi Selatan Terima Bantuan Langsung Tunai BBM
-
Potret Keluarga Lesti Kejora dan Rizky Billar saat Kondangan, Kompak Pakai Busana Senada
-
UPDATE: Cara Mendapat BLT BBM yang Disalurkan Pemprov Jabar, Total 2,6 Juta Keluarga Miskin Bisa Dapat Bantuan
-
BLT BBM Siap Disalurkan untuk 2,7 Juta Keluarga Miskin di Jawa Barat, Simak Jadwalnya
-
Istri Lahiran Anak Kedua, Tarra Budiman 'Jarah' Keluarga Sultan Andara
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Ahmad Bahar Minta Maaf ke Hercules, Klaim Video Viral Bukan Buatannya: HP Saya Dihack
-
Akhir Pelarian Jambret WNA di Bundaran HI: 120 Kali Beraksi, Keok Ditembus 'Timah Panas' Polisi
-
Anwar Ibrahim Tuntut Pembebasan Aktivis GSF dan Jurnalis Indonesia yang Ditangkap Militer Israel
-
Kapal Bantuan Gaza Dikepung Militer Israel di Mediterania: 9 WNI Terancam, 1 Terdeteksi Diintersep!
-
Penyerangan Tentara Israel ke Global Flotilla dan Jurnalis Indonesia Dianggap Pelanggaran Hukum Laut
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha