Suara.com - Sosok Kombes Agus Nurpatria disorot usai Polri mengumumkan sidang etik terhadap dirinya akan dilakukan hari ini Selasa (6/8/2022). Sidang dimulai pukul 10.00 WIB di Gedung TNCC Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Sidang tersebut digelar buntut perbuatannya yang diduga terlibat membantu Ferdy Sambo menghalang-halangi penyidikan (obstruction of justice) kasus pembunuhan berencana Brigadir J. Agus Nurpatria diduga membantu untuk mencopot CCTV yang ada di lokasi pembunuhan Brigadir J.
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo menyebut Komisi Kode Etik Polri atau KKEP akan memeriksa sejumlah saksi sebelum menjatuhkan putusan terhadap Agus selaku terduga pelanggar.
Lantas, seperti apa profil dari Kombes Pol Agus Nurpatria? Simak selengkapnya pada penjelasan berikut.
Profil Kombes Pol Agus Nurpatria
Tidak banyak informasi tentang Kombes Pol Agus Nurpatria. Namun, melansir berbagai sumber, ia lahir pada tahun 1974 dan lulus dari SMA Taruna Nusantara pada 1993.
Agus kemudian melanjutkan pendidikan ke Akademi Kepolisian (Akpol) dan lulus di tahun 1995. Sementara itu, informasi mengenai keluarganya tidak diketahui.
Karier Kombes Pol Agus Nurtpatria
Agus tercatat pernah menjabat sebagai Kasubdit Dikyasa Ditlantas Polda Kalimantan Selatan. Di tahun 2015, ia dengan pangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP) menduduki posisi Kapolres Subang.
Baca Juga: Ferdy Sambo, Putri Dan Kuat Ma'ruf Diperiksa Pakai Alat Polygraph, Ketahuan Bohong Lagi?
Ia kemudian menjadi Pamen Div Propam Polri dan selanjutnya menjabat sebagai Kabid Propam di Polda Banten di tahun 2019.
Tak hanya jabatan, Agus juga mulai naik pangkat menjadi Kombes Pol pada tanggal 21 Oktober 2019 lalu. Setahun setelahnya, ia dimutasi menjadi Kabid Propam Polda Kepri di Riau, menggantikan Kombes Pol Drs. I Gede Mega Suparwitha.
Lalu, pada tahun 2021, Agus kembali memiliki jabatan baru sebagai Kaden A Ropaminal Divpropam Polri. Namun, ia dimutasi ke Yanma Polri oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Tepatnya pada Agustus 2022 lalu setelah terlibat kasus obstruction of justice atau menghalangi penegakan hukum atas kasus pembunuhan berencana Brigadir J.
Tiga Anggota Polri Dipecat
Sebelumnya, KKEP telah memecat tiga anggota Polri terkait kasus ini. Ketiganya meliputi Ferdy Sambo, mantan PS Kasubbagaudit Baggaketika Rowabprof Divisi Propam Polri, Kompol Chuk Putranto dan mantan PS Kasubbagriksa Baggaketika Rowabprof Divisi Propam Polri, Kompol Baiquni Wibowo.
Ferdy Sambo dipecat atau dijatuhkan sanksi berupa pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) lantaran terlibat dalam pembunuhan berencana terhadap Brigadir J. Di sisi lain, ia juga diduga telah melakukan obstruction of justice.
Sementara Chuk Putranto dan Baiquni Wibowo dijatuhkan sanksi PTDH lantaran turut membantu Ferdy Sambo dalam menutupi kejahatannya. Salah satunya, yakni merusak CCTV di sekitar rumah dinas di Kompleks Polri Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan Brigadir J.
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Tag
Berita Terkait
-
Ferdy Sambo, Putri Dan Kuat Ma'ruf Diperiksa Pakai Alat Polygraph, Ketahuan Bohong Lagi?
-
Deolipa Yumara Balas Laporkan Aliansi Advokat Anti Hoax Atas Tuduhan Buat Keonaran dan Pencemaran Nama Baik
-
Nasib Karir Kombes Agus Nurpatria di Polri Ditentukan Hari Ini, Jalani Sidang Etik Kasus Ferdy Sambo
-
Ikut Bantu Ferdy Sambo, Nasib Kombes Pol Agus Nurpatria Ditentukan Hari Ini
-
Ibu-ibu Lain di Penjara Kecuali Putri Candrawathi, Arist Merdeka Sirait: Ini Tidak Adil!
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Kepala Bapanas dan Dirut Bulog Turun Langsung ke Alor Serahkan Bantuan Pangan Perdana ke Alor
-
Aksi Penembakan Pecah di Festival Budaya Lembah Baliem Papua, 2 Orang Jadi Korban
-
Amran Sulaiman Semprot Pengamat Pangan: Saat Impor Diam, Swasembada Malah Teriak!
-
Bukan Cuma Enak, Ini Alasan Udang Sulsel Jadi Favorit Orang Jepang
-
7 Cara Pakai Concealer Bawah Mata Agar Tidak Crack dan Halus Seharian
-
Flawless Tanpa Dempul! 3 Foundation Full Coverage Buat Tutupi Bekas Jerawat
-
Kang Edai dan Kemiren: Ketika Budaya Osing Menjadi Jalan Menuju Kesejahteraan Desa
-
Pembunuhan Bos Konter HP Ambarawa: Pelaku Siapkan Palu Sebelum Beraksi, Sempat Kembali Datangi TKP
-
SIM Digital Berlaku Sah Pengganti Kartu Fisik, Begini Cara Aktivasinya di HP
-
Nyoman Nadiana, Les Grow, dan Astra: Modal Lokal VS Pendampingan Tepat