Suara.com - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI memperkuat komitmen dalam mendukung kinerja diaspora dalam memperkenalkan kultur dan budaya Indonesia. Hal ini diharapkan dapat menjadi jalan masuk untuk produk Indonesia, sekaligus menarik lebih banyak investasi ke Tanah Air.
Teranyar, dalam rangka mendorong kinerja salah satu diaspora binaan Warung Makan Padang Lapek di Kota Den Haag, BNI telah menyalurkan diaspora Loan 50.000 euro. Anggota Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade dan Menteri BUMN, Erick Thohir pun berkunjung ke Belanda, dalam rangka melihat secara langsung program BNI Diaspora Go Global yang telah berjalan di negeri kincir angin tersebut.
Andre menjelaskan, Program Diaspora Go Global tersebut merupakan upaya Kementerian BUMN melalui BNI untuk membantu peningkatan ekonomi bagi para diaspora Indonesia di dunia, serta menjadi pembuka jalan bagi produk Indonesia untuk go internasional.
"Saya Andre Rosiade, selaku anggota Komisi VI DPR RI berkesempatan mendampingi Menteri BUMN Erick Thohir untuk melihat secara langsung program BNI Go Global di Belanda. Pada kesempatan ini, Pak Menteri Erick Thohir juga meresmikan Pengembangan Restoran Warung Padang Lapek Jo di Kota Den Haag Belanda," ungkapnya.
Andre mengapresiasi langkah proaktif BNI. Menurutnya, restoran seperti Warung Padang Lapek Jo ini perlu didukung, karena memiliki potensi yang sangat tinggi, seiring dengan tingginya peminat makanan otentik Indonesia di Belanda serta di belahan dunia lainnya.
"Restoran ini dilakukan pengembangan dan sekarang luasnya dua kali lipat lebih besar dari sebelumnya. Dimana pengembangan ini dibantu oleh kementerian BUMN melalui Program BNI Diaspora Go Global. BNI membantu pembiayaan diaspora di berbagai dunia. Warung Padang Lapek Jo ini dibantu dan dibiayai oleh BNI Amsterdam dan BNI London," Imbuhnya.
Terus Dorong Diaspora Loan
Direktur Utama BNI, Royke Tumilaar menyampaikan dukungan BNI terhadap Warung Makan Padang Lapek Jo, yang merupakan bentuk kinerja BNI dalam mendorong ekonomi diaspora Indonesia. Apalagi Warung Makan Padang Lapek Jo juga memiliki potensi yang sangat tinggi, seiring dengan tingginya peminat Makanan Padang di Den Haag.
Dia berharap, dengan pembiayaan ini akan membantu Warung Makan Padang Lapek Jo dalam hal modal kerja sekaligus melakukan ekspansi bisnis untuk menarik lebih banyak pengunjung.
Baca Juga: BNI Rombak Jajaran Komisaris dan Jajaran Direksi Usai RUPS LB
“Tentunya kami sangat berharap, penyaluran diaspora loan ini dapat mendorong Citra Restoran Padang sebagai sarana untuk memperkenalkan budaya Indonesia ke kancah dunia,” kata Royke.
Masih dalam pengembangan Warung Makan Padang Lapek Jo, Royke melanjutkan, BNI Xpora kembali berhasil mendorong produsen kerupuk untuk melakukan ekspor produknya ke luar negeri, khususnya sebagai makanan pelengkap di restoran Lapek Jo.
"Tentunya ini adalah tren yang sangat baik. Kami akan lebih banyak menyalurkan Diaspora Loan untuk mendukung pengembangan usaha diasapora serta mengoptimalkan layanan Business Matching dari BNI Xpora agar semakin banyak produk UMKM Indonesia merambah pasar global,” katanya.
Berita Terkait
-
Harpelnas 2022, BNI Komitmen Tingkatkan Layanan Global dan Digital
-
Erick Thohir Kunjungi BNI Amsterdam untuk Tangkap Peluang Pasar Global
-
Harpelnas 2022, BNI Komitmen Tingkatkan Layanan Global dan Digital
-
BNI Rombak Jajaran Komisaris dan Jajaran Direksi Usai RUPS LB
-
Pertahankan Kinerja Sehat, BNI Diperkuat Direksi Baru
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
Terkini
-
Forum PWNU Desak PBNU Gelar Muktamar Paling Lambat Agustus 2026, Ini Alasannya
-
Pusdokkes Polri Ungkap Kondisi Korban Kecelakaan Kereta Bekasi, Alami Multipel Trauma Parah
-
Penanganan Sampah jadi Prioritas Nasional, Prabowo Optimis Banyumas Capai Target Zero Waste to Money
-
Dari Sampah Jadi Genteng, Prabowo Dorong Inovasi Bernilai Ekonomi
-
Sembilan dari 10 Pangan Kemasan Tinggi GGL, KPAI: Generasi Emas Terancam Gagal Ginjal Dini
-
Erry Riyana: Kerugian Negara Bukan Pintu Masuk Korupsi, Harus Uji Niat Jahat
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Analisis TAA Korlantas Polri: Argo Bromo Melaju 110 Km/Jam Saat Hantam KRL di Bekasi
-
Sofyan Djalil Sebut Adanya Kriminalisasi Kebijakan Bikin Pejabat Jadi Penakut dan Hilang Kreativitas
-
Titip Anak, Titip Trauma? Wajah Gelap Daycare Ilegal di Indonesia