Suara.com - Dirut PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) Royke Tumilaar serta para pemegang saham menyetujui adanya perubahan susunan komisaris dan jajaran direksi perusahaan melalui RUPSLB.
“RUPS LB menyetujui pemberhentian dengan hormat Ibu Ratih Nurdiati dari Komisaris BNI dan menyetujui pengangkatan Bapak Fadlansyah Lubis sebagai Komisaris BNI, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Sekretaris Kabinet di Sekretariat Kabinet RI,” kata dia.
RUPS LB juga menyetujui pemberhentian dengan hormat Bob Tyasika Ananta dari Direktur Human Capital dan Kepatuhan BNI, serta pengangkatan Mucharom yang sebelumnya menjabat sebagai Corporate Secretary BNI menjadi Direktur Human Capital & Compliance BNI.
RUPS LB juga menyetujui pemberhentian dengan hormat YB Hariantono dari Direktur IT & Operasi BNI dan menyetujui pengangkatan Toto Prasetio sebagai Direktur IT & Operations BNI. Sebelumnya Toto menjabat sebagai SEVP Teknologi & Informasi PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
“RUPS LB juga menyetujui pemberhentian dengan hormat Henry Panjaitan dari Direktur Treasury & International BNI dan menyetujui pengangkatan Putrama Wahju Setyawan sebagai Direktur Treasury BNI. Sebelumnya, Putrama menjabat sebagai Direktur Utama PT Jamkrindo,” ucap Royke Tumilaar.
Melalui keputusan RUPS LB tersebut, anggota dewan komisaris BNI terdiri dari Agus Dermawan Wintarto Martowardojo sebagai Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen, dan Pradjoto sebagai Wakil Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen.
Selain itu, jajaran komisaris BNI juga terdiri dari Asmawi Syam, Sigit Widyawan, Iman Sugema, dan Erwin Rijanto Slamet sebagai Komisaris Independen, serta Askolani, Fadlansyah Lubis, dan Susyanto sebagai Komisaris.
Adapun dewan direksi BNI terdiri dari Royke Tumilaar sebagai Direktur Utama, Adi Sulistyowati sebagai Wakil Direktur Utama, Silvano Winston Rumantir sebagai Direktur Corporate & International Banking, Muhammad Iqbal sebagai Direktur Enterprise & Commercial Banking, dan Putrama Wahju sebagai Direktur Treasury.
Kemudian David Pirzada menjabat sebagai Direktur Risk Management BNI, Novita Widya Anggraini sebagai Direktur Finance, Toto Prasetio sebagai Direktur Technology & Operations, Mucharom sebagai Direktur Human Capital & Compliance, Ronny Venir sebagai Direktur Network & Services, Sis Apik Wijayanto sebagai Direktur Institutional Banking, dan Corina Leyla Karnalies sebagai Direktur Consumer Banking.
Baca Juga: BNI-Garuda Indonesia-Lion Air Hadirkan Kolaborasi Kreatif untuk Normalkan Harga Tiket Pesawat
“Dengan adanya keputusan para pemegang saham ini, diharapkan BNI dapat menjadi lembaga keuangan yang unggul dalam layanan dan kinerja secara berkelanjutan,” pungkas Royke.
Tag
Berita Terkait
-
RUPS LB BNI Rombak Direksi dan Komisaris
-
Pertahankan Kinerja Sehat, BNI Diperkuat Direksi Baru
-
BNI Selalu Mendukung Rencana Pengembangan Bisnis oleh Pemerintah
-
Memukau, Suteepat Praateeptienchai Memenangkan BNI-Ciputra Golfpreneur
-
BNI-Garuda Indonesia-Lion Air Hadirkan Kolaborasi Kreatif untuk Normalkan Harga Tiket Pesawat
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan