Suara.com - Acara televisi yang akan membahas kenaikan BBM tiba-tiba dibatalkan usai posternya tersebar di berbagai media sosial.
Hal ini juga dinyatakan sendiri oleh salah satu pengisi acara, Mantan Sekretaris Menteri BUMN Said Didu.
"Sekitar 30 menit lalu dapat pemberitahuan bahwa acara dibatalkan," tulis Said Didu di akun Twitternya pada Selasa (6/9/2022).
Acara tersebut adalah dialog bertajuk Catatan Demokrasi yang mengusung tema 'BBM Naik, Hidup Makin Sulit'.
Selain Said Didu, acara tersebut juga rencanaya akan dihadiri oleh Stafsus Menteri Yustisius Prasrowo, Stafsus Menteri BUMN Arya Sinulangga, Anggota Komis VII DPR RI Adian Napitulu, dan politisi Partai Gelora Achmad Nurhidayat.
Terkait pembatalan dialog televisi yang seharunya dilaksanakan pada Selasa (6/9/2022) pukul 20.00 WIB, pengamat politik sekaligus akademisi Rocky Gerung menyebutkan adanya upaya menghalang-halangi.
"Ya itu jadi ketakutan itu mulai diajukan dalam bentuk pertahanan, jadi diserang kecil disuruh ganti topik tuh," ujar Rocku Gerung.
"Jadi tokoh kunci dihalangi berbicara dengan rakyat," tambahnya.
Lebih lanjut dia mengungkapkan bahwa tidak ada dasar pelarangan acara-acara televisi sedemikan rupa.
Baca Juga: Harga BBM Naik, Komika Sindir Pihak yang Sarankan Beralih ke Kendaraan Listrik
"Jadi menghalangi itu absurd," imbuhnya lagi.
Pembatalan acara tersebut sontak mengundan berbagai respons dari warganet.
"Jadi ingat jaman Orde Baru, dulu media memang dibredel demokrasi dikekang," komentar warganet.
"Ini perintah petinggi istana, takut dikuliti pak Said Didu," imbuh warganet lain.
"Wah padahal bakalan seru ini," tambah lainnya.
"Katanya demorasi sama talkshow aja dibatalin, demokrasinya enggak asik ini mah," tulis warganet di kolom komentar.
"Istana takut kalah narasi nih kayaknya," timpal lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara
-
Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang
-
Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka
-
Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?
-
Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah
-
Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap
-
Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma
-
Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja
-
Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis
-
Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua