Suara.com - Nama Ning Imaz mendadak viral di media sosial usai video dakwahnya yang diunggah di Instagram @nuonline_id dikomentari oleh Eko Kunthadi, penggiat media sosial yang sering mengeluarkan statemen kontroversial.
Video dakwah Ning Imaz tersebut diunggah kembali oleh Eko dengan caption "T*lol tingkat kadal. Hidup kok cuma mimpi s*langkang*n" tulis Eko. Alhasil, unggahan tersebut menimbulkan banyak reaksi di masyarakat.
Lalu, siapa Ning Imaz sebenarnya?
Ning Imaz adalah putri dari pasangan KH Abdul Khaliq Ridwan dan Nyai Hj Eeng Sukaenah yang merupakan Pengasuh Pondok Pesantren Putri Al Ihsan Lirboyo, Kediri, Jawa Timur.
Secara garis keturunan, Ning Imaz sendiri merupakan cucu dari Syekh Ihsan Muhammad Dahlan Al-Jampasy yang merupakan pengarang kitab Siraj ath-Thalibin. Ilmu agama dari sang ayah dan kakeknya itu mengantarkan Ning Imaz untuk menjadi seorang penghafal Qur'an (hafidzah) dan ahli fiqih.
Ia pun mempunyai banyak kegiataan keagamaan, antara lain mengajar di Pesantren, Ning Imaz juga merupakan istri dari Pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Hikmah Kaliwungu Kendal, yaitu Gus Rifqi Muslim Suyuti yang juga tengah menyelesaikan pendidikan di Institut Agama Islam Tribakti Lirboyo Kediri.
Keduanya sering tampil di berbagai platform online, termasuk Instagram dan Youtube. Kekompakan keduanya dalam menjalankan dakwah membuat banyak orang terinspirasi dari mereka.
Pihak NU pun menjalin kerjasama dengan mereka untuk menyampaikan dakwah dakwah, terutama bagi para perempuan. Ning Imaz pun sering muncul di berbagai acara acara Islam yang diselenggarakan oleh NU. Kendati demikian, masih banyak orang yang menganggap Ning Imaz sebelah mata karena embel embel dirinya merupakan putri dari petinggi pesantren.
Ning Imaz pun sering memberikan dakwah sesuai dengan ilmu fiqih yang didalaminya serta penafsirannya.
Baca Juga: Eko Kuntadhi Disebut Akan ke Lirboyo, Ning Imaz: Minta Maaf Jangan ke Saya, ke Umat se-Indonesia
Bersama sang suami, Ning Imaz juga sering menyampaikan dakwah soal pernikahan dan perbedaan wanita serta pria menurut Islam.
Ia pun tak segan membagikan dakwah dakwahnya melalui media sosial dengan gaya bahasanya yang khas. Wanita kelahiran 1985 ini memang mempunyai passion untuk berdakwah sejak belia.
Dihina Eko Kuntadhi
Pegiat Media Sosial Eko Kuntadhi mengakui kurang teliti terkait unggahan video dan pembuatan caption yang dinilai menghina Ustazah Imaz Fatimatuz Zahra atau yang akrab disapa Ning Imaz di twitter.
Ia mengaku tidak teliti terhadap caption (keterangan tulisan) yang terdapat di dalam potongan video Ning Imaz. Bahkan, Eko mengaku mendapatkan video beserta caption itu dari twitter, lalu disebar dengan tambahan caption 'jadi bidadari itu bukan perempuan?'
Eko lantas membuat klarifikasi dan menjelaskan kronolis peristiwannya. Dikutip dari pemberitaan NU Online, Eko mengatakan kalau Ia langsung saja mengunggah potongan video Ning Imaz ketika mendapatkan video tersebut.
Berita Terkait
-
Eko Kuntadhi Disebut Akan ke Lirboyo, Ning Imaz: Minta Maaf Jangan ke Saya, ke Umat se-Indonesia
-
Siapa Ning Imaz Lirboyo? Putri Kyai yang Dihina Eko Kuntadhi
-
Eko Kuntadhi Akui Hanya 'Share' Enggak Bikin Caption yang Dianggap Hina Ning Imaz, Begini Kronologisnya
-
Begini Transkrip Video Tausiyah Agama Ning Imaz Lirboyo Kediri yang Sempat Dihina Eko Kuntadhi di Twitter
-
Tak Ada Cuitan Minta Maaf dari Eko Kuntadhi, Ternyata Bakal Minta Maaf Langsung ke Ning Imaz di Lirboyo Kediri
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena
-
Gus Ipul Ajak Para Kades Tindaklanjuti Arahan Presiden Kawal Data Kemiskinan
-
Wajah Ridwan Kamil Dicopot dari Underpass Depok, Ikon 'Jabar Juara' Akan Diganti Tokoh Lokal?
-
Kapolda Aceh ke Anggota: Jadilah Lilin, Walau Hancur Tetap Menerangi Sekitar
-
Dapat Restu Prabowo, Gedung Bekas Kedubes Inggris di Bundaran HI Disiapkan Jadi Pusat Lembaga Umat
-
Boni Hargens: Ide Polri di Bawah Kementerian Melemahkan Presiden