Suara.com - Sebagai wujud komitmen PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) dalam mendukung percepatan digitalisasi Indonesia, Telkom melalui BigBox perkuat sinergi dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS) dengan melangsungkan Kick Off Project Pembangunan Sistem Data Katalog Nasional Satu Data Indonesia, Senin (12/09). Acara yang berlangsung secara hybrid (luring dan daring) ini turut dihadiri oleh Direktur Digital Business Telkom Indonesia Muhamad Fajrin Rasyid, Staf Ahli Bidang Pemerataan dan Kewilayahan Bappenas selaku Koordinator Sekretariat Satu Data Indonesia Tingkat Pusat Oktorialdi, dan CEO BigBox Muhammad Sigit Pramudya.
Staf Ahli Bidang Pemerataan dan Kewilayahan Bappenas selaku Koordinator Sekretariat Satu Data Indonesia Tingkat Pusat, Oktorialdi dalam sambutannya menyampaikan, guna menyukseskan program dan melaksanakan tugas pengelolaan SDI dibutuhkan sistem Data Katalog Nasional yang memanfaatkan teknologi dan standar yang berlaku secara internasional, dalam hal ini sistem Katalog Data Nasional yang akan mengadopsi beberapa standar, antara lain Statistical Data and Metadata Exchange dan ISO.
“Pembangunan sistem Katalog Data Nasional sudah kita mulai sejak membangun portal di tahun 2021, kemudian kami melakukan studi yang berkaitan dengan katalog data. Kami juga melakukan uji coba SMDX registry dalam portal SDI,” papar Oktorialdi.
Satu Data Indonesia (SDI) merupakan kebijakan tata kelola data pemerintah yang tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 39 tahun 2019 yang diharapkan dapat memperbaiki tata kelola data yang menguatkan Sistem Statistik Nasional, Sistem Informasi Geospasial, serta Sistem Keuangan Negara untuk sesuai dengan amanat UU Nomor 16 tahun 1997 tentang Statistik, UU Nomor 4 tahun 2011 tentang Informasi Geospasial, UU 17 tahun 2003 tentang Keuangan Negara. Sistem Katalog Data Nasional yang ada di portal SDI tidak hanya menampilkan data semata, tetapi juga membuka informasi-informasi lain terkait keterhubungan antara data. Informasi ini berguna untuk memudahkan pihak-pihak lain yang nantinya akan menggunakan data dari katalog.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Digital Business Telkom, Muhamad Fajrin Rasyid menuturkan, dalam beberapa tahun terakhir, produk BigBox yang dimiliki Telkom telah dipercaya untuk membantu berbagai proyek yang berkaitan dengan Satu Data Pemerintahan. Beberapa di antaranya pengembangan platform SDI di tingkat pemerintah daerah, Program Sistem Informasi Satu Data Vaksin Covid-19, dan juga Pembangunan Platform Data Hub P3DN.
“Semoga pengalaman kami dalam mengembangkan berbagai platform dengan produk-produk yang sudah dipakai secara luas di lingkungan kementerian, lembaga, dan juga BUMN, bisa memberikan kontribusi yang maksimal dalam pengembangan sistem Katalog Data Nasional SDI,” tutur Fajrin.
CEO BigBox Muhammad Sigit Pramudya lebih lanjut menegaskan, Telkom telah berpengalaman dalam mengembangkan platform Big Data BigBox dan memiliki keunggulan dalam mengintegrasikan data atau yang dikenal dengan istilah data hub, yang telah dipakai oleh berbagai segmen industri baik enterprise maupun pemerintahan. Di samping itu, BigBox juga terbiasa mengelola platform untuk kebutuhan performa yang tinggi.
“Mudah-mudahan dengan pengalaman kami dalam mengembangkan platform yang sudah dipakai secara luas di kementerian, lembaga, dan BUMN bisa kita kontribusikan dalam pengembangan Data Katalog Nasional dari Bappenas,” ucap Sigit.
SDI telah memiliki rencana aksi untuk diimplementasikan di tahun 2022 hingga 2024. Keberadaan SDI bertujuan untuk mendukung perencanaan, pemantauan, dan evaluasi pembangunan yang merata ke seluruh negeri. Kebijakan ini diharapkan dapat memperbaiki tata kelola data serta menguatkan sistem statistik nasional, sistem informasi geospasial, dan sistem keuangan negara.
Baca Juga: Pemecatan Suharso sebagai Ketua Umum PPP Dinilai Tidak Sah dan Menyalahi Konstitusi
“Kami yakin bahwa Telkom sudah sangat berpengalaman di bidang ini. Harapannya kita bisa bekerja sama dengan untuk membangun Satu Data Indonesia karena pekerjaan ini sangat besar sekali, demi mewujudkan cita-cita rakyat Indonesia,” tutup Oktorialdi.
BigBox merupakan bagian dari Leap sebagai umbrella brand produk dan layanan digital Telkom untuk mengakselerasi digitalisasi masyarakat Indonesia. Dengan adanya Leap, diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekosistem digital di Indonesia demi mengakselerasi terwujudnya kedaulatan digital nasional, sejalan dengan target pemerintah dalam beberapa tahun mendatang. Untuk informasi lebih lanjut, dapat mengakses https://leap.digitalbisa.id/ .
Berita Terkait
-
Agree Perluas Pasar Kopi Indonesia Sampai ke Belanda
-
Gandeng Telkomsel, NeuCentrlX Siap Dongkrak Industri Konten Indonesia
-
Setelah Suharso Monoarfa Diganti, Plt Ketum PPP Muhammad Mardiono Tegaskan Tak Ada Islah
-
Usai Suharso Lengser, Plt Ketum PPP Mardiono Bakal Temui Presiden Jokowi Bahas Soal Wantimpres
-
Layanan Telkomsel di Sumbar Diklaim Sudah Normal usai Bermasalah 6 Jam
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan
-
Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan
-
Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi
-
Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!
-
Cerita Arus Balik: Syamsudin Trauma Macet 27 Jam di Jalan, Derris Pilih War Tiket Sejak H-45
-
Anak Durhaka! Kata-kata Sadis Remaja 18 Tahun Usai Bunuh Ibu Kandung
-
Akal Bulus Model Cantik Tipu Pria Kaya, Korban Merugi Sampai Rp3 Miliar
-
Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas