Suara.com - Polisi Israel pada Senin (19/9/2022) menahan Direktur Yayasan Masjid Al-Aqsa Sheikh Omar al-Kiswani di Yerusalem Timur, menurut penuturan saksi mata.
Pasukan Israel menggerebek rumah al-Kiswani di daerah al-Tur di Yerusalem Timur lalu menahannya, kata saksi mata.
Tidak ada pernyataan dari otoritas Israel terkait penahanannya.
Menurut para saksi, pasukan Israel menyita sebuah komputer dan sejumlah dokumen selama penggerebekan itu.
Pada Sabtu pekan lalu, penyiar publik Israel KAN mengatakan otoritas Israel mengusir sejumlah warga Palestina dari Masjid Al-Aqsa dalam persiapan untuk hari libur Yahudi.
Al-Kiswani ditahan beberapa kali sebelumnya oleh polisi Israel.
Masjid Al-Aqsa adalah situs tersuci ketiga di dunia bagi umat Islam.
Orang-orang Yahudi menyebut daerah itu "Gunung Kuil", mengklaim bahwa itu adalah situs dari dua kuil Yahudi di zaman kuno.
Sejak tahun 2003, Israel telah mengizinkan pemukim masuk ke kompleks tersebut hampir setiap hari kecuali pada hari Jumat dan Sabtu.
Baca Juga: Petani Gaza Temukan Mozaik dari Era Bizantium
Israel menduduki Yerusalem Timur, tempat Al-Aqsa berada, selama Perang Arab-Israel 1967.
Negara ini mencaplok seluruh kota pada 1980 dalam sebuah langkah yang tidak pernah diakui oleh masyarakat internasional. (Sumber: Anadolu)
Berita Terkait
-
Petani Gaza Temukan Mozaik dari Era Bizantium
-
Momen Achraf Hakimi Disoraki Warga Israel di Laga Maccabi Haifa vs PSG karena Dukung Rakyat Palestina
-
Koin Berusia 2.000 Tahun Senilai Rp14,8 Miliar Dikembalikan ke Israel
-
Singgung Keyakinan Lagi, Abu Janda Pamer Pose Berdoa di Al-Aqsa, Doakan Palestina dan Minoritas Cilegon: gak ngaca
-
Berada di Masjid Al-Aqsa, Abu Janda Singgung Penolakan Gereja: Merdekakanlah Umat Minoritas Beribadah di Cilegon
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen
-
Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan
-
MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba
-
Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi
-
Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat
-
Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal
-
Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi