Suara.com - Seorang petani di kota Gaza, Palestina, telah menemukan mozaik dari era Bizantium yang terlukis pada lantai berornamen ketika sedang menanam pohon zaitun di Jalur Gaza.
Berdasarkan laporan BBC, Salman al-Nabahin dan putranya tengah menggali tanah ketika mereka menemukan relik tersebut. Mereka juga menemukan bagian lainnya yang menggambarkan binatang dan burung berwarna-warni.
Para ahli menyebut penemuan itu sebagai salah satu harta karun arkeologi terbesar yang pernah ditemukan di Gaza.
Nabahin mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa dia mengenali mozaik itu sebagai bagian dari era Bizantium setelah melakukan pencarian di internet.
Kekaisaran Bizantium adalah bagian timur Kekaisaran Romawi, yang dapat ditelusuri kembali ke 330 M, dan bertahan selama lebih dari seribu tahun.
"Saya melihatnya sebagai harta karun, [bahkan] lebih berharga dari harta karun. Ini adalah warisan Palestina," kata Nabahim.
Arkeolog Rene Elter dari Sekolah Alkitab dan Arkeologi Prancis di Yerusalem mengatakan kepada Associated Press bahwa mozaik itu "luar biasa".
"Ini adalah lantai mozaik terindah yang ditemukan di Gaza, baik dari segi kualitas representasi grafis maupun kompleksitas geometrinya," katanya.
"Belum pernah ada lantai mozaik sebagus ini, dengan tingkat presisi grafis dan kekayaan warna sebaik ini, ditemukan di Jalur Gaza sebelumnya."
Kementerian Pariwisata dan Purbakala Palestina mengatakan para ahli internasional akan didatangkan untuk menyelesaikan ekskavasi situs tersebut.
Berita Terkait
-
Momen Achraf Hakimi Disoraki Warga Israel di Laga Maccabi Haifa vs PSG karena Dukung Rakyat Palestina
-
Militer Isreael Tembak Mati Satu Warga Palestina Dalam Bentrokan di Tepi Barat
-
Ribetnya Israel, Seseorang yang Jatuh Cinta ke Warga Palestina Harus Lapor ke Kemenhan
-
Palestina Kutuk Penindasan Warganya di Penjara Israel
-
Untuk Damaikan Palestina dan Israel, Jusuf Kalla Bilang Begini
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Didampingi Haris Azhar, Anggota Ombudsman Yeka Hendra Fatika Diperiksa Kejagung Soal Skandal Migor
-
Kucurkan Rp100,1 Triliun untuk Rehab-Rekon Sumatera Pasca Bencana, Mendagri: Target Rampung 2028
-
Mafia Proyek Dapur MBG Gentayangan di Jabar, Duit Rp1,9 Miliar Melayang
-
Gagal Massal di SNBT 2026: 600 Ribu Peserta Gugur, UI dan UNS Masih Tak Terkalahkan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Mencetak 3 Presiden dan 3 Wapres, Rahasia di Balik Museum Seskoad yang Diresmikan Prabowo
-
Kasus Penipuan Dapur MBG Makin Banyak! Modus Catut Pejabat hingga Jual Titik SPPG
-
Jemaat Dibubarkan Saat Ibadah, Bantul Telusuri Legalitas Gedung Sewa Gereja Misi Sejahtera
-
Cuma Jeda 24 Menit! Dua KRL Rangkasbitung Diteror Pelemparan Batu, Pelaku Masih Misterius
-
Guru dan Kaposyandu Kini Jadi 'Mata-mata' BGN, Pantau Langsung Kualitas MBG