Suara.com - AirAsia melalui aplikasi AirAsia Ride bakal membuka pendaftaran untuk driver ojek online (ojol) di Indonesia. Lalu apa saja keuntungan driver ojol AirAsia Ride ini?
Telah ramai diperbincangkan bahwa driver ojol AirAsia Ride bisa mendapat gaji pokok Rp 10 juta per bulan. Benarkah demikian? Lalu apa lagi benefit yang bisa diperoleh para pengemudi ojol AirAsia nantinya?
Melalui keterangan pers yang diterima Suara.com, manajemen AirAsia Super App Indonesia saat ini masih dalam tahap pengembangan untuk layanan AirAsia Ride yang direncanakan meluncur pada November di Bali.
Hingga saat ini, pendaftaran ojol AirAsia Ride di Indonesia masih belum dibuka. Belum ada informasi resmi kapan pendaftaran ojol AirAsia Ride akan dibuka.
Namun rumor menyebutkan, aplikasi AirAsia Ride akan dirilis pada November 2022 nanti. Nantinya, driver ojol AirAsia tidak hanya mendapat gaji Rp 10 juta.
Terdapat beberapa keuntungan driver ojol AirAsia Ride yang bisa mereka nikmati, diantaranya:
1. Gaji Rp 10 Juta
Untuk mendapatkan gaji sebesar itu memang bukan semata-mata hanya dengan mendaftar sebagai driver. Namun driver perlu diangkat dulu sebagai pegawai tetap.
Hal ini berkaca pada sistem pengangkatan driver sebagai pegawai tetap di AirAsia Ride Malaysia. Mulai 1 Oktober 2022, mitra pengemudi yang lolos seleksi akan diangkat sebagai pegawai dengan gaji bulanan.
Baca Juga: Cara Daftar AirAsia Ride, Gaji Rp 10 Juta dan Banjir Bonus untuk Driver Ojol
Dilansir dari The Star, Selasa (13/9/2022), gaji pengemudi AirAsia Ride yang diangkat tetap akan memperoleh gaji bulanan hingga 3.500 ringgit atau sekitar Rp 11,6 juta.
2. Rekening tabungan Employee Providence Fund (EPF) dan Security Organizations (Socso)
3. Jaminan kesehatan
Selayaknya pegawai tetap di berbagai perusahaan, maka driver ojol yang diangkat juga akan memperoleh jaminan kesehatan. Namun belum dijelaskan apakah jaminan kesehatan ini dalam bentuk asuransi di pihak swasta atau negeri.
4. Cuti tahunan
Driver ojol AirAsia yang diangkat sebagai pegawai tetap juga berhak mendapat cuti tahunan. Tentunya, aturan cuti tahunan ini mengacu ada undang-undang tentang hak tenaga kerja yang berlaku.
Berita Terkait
-
Cara Daftar AirAsia Ride, Gaji Rp 10 Juta dan Banjir Bonus untuk Driver Ojol
-
Syarat Daftar Ojol AirAsia, Persiapkan Diri Jemput Gaji Rp 10 Juta Per Bulan!
-
Perbedaan Ojol AirAsia dengan Aplikator Lainnya, Segera Meluncur di Bali
-
Masuk Indonesia November, AirAsia Ride Akan Angkat Pengemudi Jadi Pegawai Bukan Mitra
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara
-
Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang
-
Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka
-
Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?
-
Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah
-
Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap
-
Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma
-
Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja
-
Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis
-
Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua