Suara.com - Menteri Keuangan Pakistan Miftah Ismail dilaporkan mengundurkan diri beberapa jam setelah munculnya dugaan percakapan antara pemimpin partai yang berkuasa terkait dengan dirinya di media sosial.
Diketahui, selain dilanda krisis, Pakistan juga diterjang banjir yang menewaskan lebih dari 1.500 orang sejak beberapa bulan terakhir.
“Dalam pertemuan dengan Mian Nawaz Sharif dan PM Shehbaz Sharif hari ini, saya secara lisan mengundurkan diri sebagai Menteri Keuangan. Saya akan mengajukan pengunduran diri secara resmi setelah tiba di Pakistan,” cuitnya pada Minggu malam setelah pertemuan dengan pemimpin Liga Muslim Pakistan-Nawaz Nawaz Sharif di London.
Merupakan suatu kehormatan untuk dua kali menjabat sebagai menteri keuangan, kata Ismail sebagaimana disitat dari kantor berita Anadolu, Selasa (27/9/2022).
Namun, dia tidak berbicara terkait dugaan percakapan terkait dirinya yang bocor di media sosial.
Berita itu muncul hanya beberapa jam setelah beberapa rekaman audio yang dilaporkan antara Perdana Menteri Sharif dan menteri kabinetnya muncul di media sosial.
Salah satu klip audio menampilkan percakapan antara Wakil Presiden partai yang berkuasa Maryam Nawaz dan Perdana Menteri Shehbaz Sharif tentang Ismail, di mana sebuah suara yang dianggap berasal dari Maryam mengatakan Miftah Ismail “tidak tahu apa yang dia lakukan” dan berharap mantan Menteri Keuangan Ishaq Dar kembali bertugas, lapor harian Dawn.
Nawaz Sharif mencalonkan orang terdekatnya, Ishaq Dar, untuk memimpin kementerian itu setiba di Pakistan pada Senin bersama Perdana Menteri Shehbaz Sharif dari London.
Pada Desember 2020, Pengadilan Tinggi Islamabad menyatakan Nawaz Sharif sebagai “buronan” dalam kasus korupsi setelah dia tak hadir di pengadilan.
Baca Juga: Tak Cuma Uang Tunai dan Barang, Indonesia Juga Kirim Tenaga Medis Bantu Korban Bencana di Pakistan
Pada November 2019, Pengadilan Tinggi Lahore memberikan izin empat minggu kepada mantan perdana menteri tiga kali itu untuk bepergian ke luar negeri dengan alasan medis. Namun, dia masih di London.
Dar tinggal di London sejak 2017 setelah dinyatakan buron oleh pengadilan pertanggungjawaban dalam kasus korupsi. (Sumber: Anadolu)
Berita Terkait
-
Tak Cuma Uang Tunai dan Barang, Indonesia Juga Kirim Tenaga Medis Bantu Korban Bencana di Pakistan
-
Pemerintah Pakistan Apresiasi Bantuan Kemanusiaan dari Indonesia
-
Pemerintah Indonesia Kirim Bantuan 1 Juta USD untuk Korban Banjir Pakistan
-
Pemerintah Indonesia Kirimkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Pakistan
-
Jokowi Kirim Bantuan Kemanusian ke Pakistan
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Komisi II DPR Bakal Safari Minta Masukan Partai Politik
-
AJI dan PBHI Soroti Batalyon Teritorial Pembangunan: Demokrasi Dipersempit, Pers Terancam Dibungkam
-
Istana Jadwalkan Pelantikan Pimpinan BGN Nanik S Deyang Dkk Pekan Depan
-
Prasetyo Hadi Ungkap Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang Pimpin BGN
-
Roman Politik di Balik Harlah Pancasila, Kenapa Jokowi Tak Diundang?
-
Konflik Lahan Rumpin vs TNI AU Belum Tuntas, Warga Kembali Mengadu di Aksi Kamisan
-
Said Iqbal Dikabarkan Masuk Kabinet Prabowo, Tinggal Tunggu Pelantikan?
-
KPK Bongkar Transaksi Aneh Anak Buah Silmy Karim: Bayar Rumah Mewah Pakai Kepingan Emas
-
Modus Licin Staf Imigrasi, Pakai Rekening OB dan Cleaning Service Buat Tampung Duit Suap Izin WNA
-
Kejagung Diminta Usut Tuntas Korupsi MBG Dadan Cs dan Dugaan Monopoli Dapur