Suara.com - Safari politik Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP Puan Maharani sampai juga ke Partai Kebangkitan Bangsa.
Bertemu di warung pecel, Puan melancarkan gerilya politiknya dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.
'Kemesraan' pertemuan keduanya mengundang berbagai pertanyaan publik, terutama PKB sebelumnya sudah lebih dulu mengaku bergandengan dengan Partai Gerindra.
Lalu mungkinkah Cak Imin berubah haluan dari Prabowo ke Puan Maharani?
Menanggapi pertemuan Puan dan Cak Imin, Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi menyebutkan koalisi antara PDIP dan PKB masih mungkin terjadi.
"Kalau dengan Pak Prabowo kan sudah hitam di atas putih, meskipun dalam konteks politik Indonesia yang sangat fluid sangat mungkin kontrak di atas kertas tadi bisa berubah," ujar Burhanuddin dalam Sapa Indonesia Malam Kompas TV.
"Sebelum pendaftaran resmi ke KPU apa pun bisa terjadi, termasuk misalnya PDI Perjuangan bergabung dengan Gerindra dan PKB, dan soal capres-cawapres bisa didiskusikan ulang."
Menurut Burhanuddin, kontrak politik sangat sering berubah di tengah jalan, apalagi pilpres baru akan digelar dua tahun ke depan.
Lebih lanjut, Burhanuddin mengatakan bahwa pertemuan dini antara Prabwo dan Cak imin baru sebatas kontrak partai, belum membicarakan capres dan cawapres.
"Pak Prabwo sudah menegaskan sebagai capres, tapi siapa cawapres yang diinginkan belum tentu juga Cak Imin," imbuhnya lagi.
PKB: Fatsun Politik Tetap ke Gerindra
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PKB, Syaiful Huda menyebutkan bahwa PKB masih setia kepada Prabowo Subianto.
"Teman-teman PDIP menghormati betul kerjasama PKB dan Gerindra karena itu diskusinya pada level bahwa PKB sudah membangun kerjasama politik dengan Gerindra," ungkap Syaiful Huda.
"Kemarin disampaikan sekali lagi fatsun politik kita tetap dengan Gerindra," tambahnya.
Syaiful Huda menyebutkan bahwa pihak PKB masih berpegang teguh pada apa yang sudah mereka tanda tangani bersama Partai Gerindra.
Terkait dengan potret pertemuan Cak Imin dan Puan Maharani, Syaiful menegaskan bahwa itu hanyalah proses penerimaan safari politik Puan Maharani.
"Kan ini menerima safarinya Mbak Puan," kata Syaiful.
"Itu yang disampaikan Cak Imin juga kan, ketika ditanya wartawan Cak Imin Cawapresnya Mbak Puan kan dia [Cak Imin] bilang tanya dulu dengan Pak prabowo," tambahnya.
Berita Terkait
-
Sebut Lawan Politik Puan Bisa Masuk Bui, Said Abdullah PDIP Balas Video Andi Arief: Jangan Bikin Hoaks, Tak Mendidik!
-
Viral Karena Dicerai Istri, Penghasilan Kang Dedi Mulyadi di Youtube Ternyata Fantastis
-
Yang Janggal di 'Warung Pecel' Tempat Puan Maharani dan Cak Imin Bertemu, Diskakmat Wong Cilik Beneran!
-
Beredar Video Andi Arief Singgung soal Pencapresan Puan Maharani, Legislator Demokrat: Kita Ingin Jaga Pemilu
-
Ketua DPR RI: Kesejahteraan Petani Penting Dalam Menunjang Ketahanan Pangan Indonesia
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Dompet Karyawan Alfamart Dicuri, Polisi Lampung Utara Temukan Fakta Tak Terduga Saat Tangkap Pelaku
-
Bobby Nasution Dorong Warisan Sejarah Nias Jadi Destinasi Wisata Dunia
-
Dominasi Toyota di Pasar Hybrid Indonesia Belum Terbendung Meski Digempur Kehadiran Produk China
-
Dicap Penakut karena Inggris Parkir Bus Lawan Argentina, Thomas Tuchel: Saya Tak Menyesal
-
Viral Anak Bakar Ayah Hidup-hidup di Medan, Pelaku Diamuk Massa
-
977 Burung Korban Penyelundupan Kembali ke Langit Gunung Rajabasa
-
Proyek LNG Masela Prioritaskan 30 Persen Lapangan Kerja untuk Warga Lokal
-
Kesenjangan Harga dan Gaji: Mengapa Makanan di Mal Makin Tak Terjangkau?
-
Kecelakaan Sibolangit Tewaskan 4 Orang, Sopir Truk Galon Air Jadi Tersangka
-
InJourney Ajak Masyarakat Ramaikan Pertamina Grand Prix of Indonesia, Tiket Diskon Sampai 30%