Baru-baru ini, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mencopot AKBP M Hassan dari posisinya sebagai Kapolres Batanghari.
Diketahui, AKBP M Hassan dimutasi ke Yanma Polri. Pencopotan AKBP M Hassan tersebut tercatat dalam surat telegram nomor: ST/2046/IX/KEP./2022 per tanggal 24 September 2022.
Pencopotan dan pemberlakuan mutasi terhadap AKBP M Hassan tersebut dilakukan setelah seorang wanita melaporkan AKBP M Hassan telah menyalahgunakan rumah dinas kapolres untuk hal yang tidak wajar yakni aktivitas asusila
Suara.com - Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Mulia Prianto, mengatakan pencopotan terhadap AKBP M Hassan karena buntut laporan seorang perempuan karena menyalahgunakan rumah dinas Kapolres untuk hal yang tidak wajar.
Atas laporan tersebut, AKBP M Hassan sudah menjalani sidang disiplin yang digelar oleh Polda Jambi.
"Yang bersangkutan sudah diberi sanksi disiplin berupa teguran tertulis dan penundaan untuk mengikuti pendidikan," kata Mulia.
Mulia juga mengatakan, mutasi personel tersebut dilakukan dalam rangka kepentingan organisasi dan penyegaran untuk pembinaan karir para personel anggota kepolisian.
Kapolri pun menggantikan posisi AKBP M Hassan oleh AKBP Bambang Purwanto sebagai Kapolres Batanghari.
Lantas, siapakah AKBP M Hassan tersebut? Simak informasi lengkapnya berikut ini.
Profil AKBP M Hassan
Diketahui, AKBP M Hassan menjabat sebagai Kapolres Batanghari sejak 4 Februari 2022 lalu. Pada saat itu, AKBP M Hassan menggantikan AKBP Heru Ekwanto.
AKBP M Hassan sendiri berasal dari Sidoarjo, Jawa Timur. Ia lahir pada tanggal 27 Juni 1980.
Pria berusia 42 tahun tersebut sebelumnya menduduki jabatan sebagai Kasubdit 2 Harda Ditreskrimum Polda Jambi.
AKBP M Hassan merupakan lulusan Akpol pada tahun 2002. Selama meniti karir di kepolisian, AKBP M Hassan menduduki sejumlah posisi dan mengemban beberapa tanggung jawab di Polri seperti menjadi Kasattar Korbintarsis Dit Bintarlan Akpol, Wakapolsek Panakukang, Kasatlantas Polresta Medan, Kasat Lantas Polres Paolopo dan Kasubdit 4 Renakta Ditreskrimum Polda Jambi.
Diketahui, AKBP M Hassan bukan satu-satunya yang dimutasi oleh Kapolri. Terdapat sebanyak 29 Perwira lainnya yang dimutasi oleh Kapolri, tetapi hanya AKBP M Hassan yang dimutasi ke Yanma Polri.
Berita Terkait
-
Darah Brigadir J Menggenang di Duren Tiga, Begini Kondisi Rumah Dinas Kadiv Propam yang Disebut Ruh-Ruh Bergentayangan
-
Akhirnya Terjawab Mengapa TKP Eksekusi Mati Brigadir J Digeser ke Duren Tiga, Pengacara: Seharusnya Dihabisi di Rumah Pribadi Ferdy Sambo
-
Kapolri Copot Kapolres Batanghari Buntut Laporan Perempuan, Diduga Rumah Dinas Dipakai Hal Tak Wajar
-
Cerdasnya Skenario Sambo Pilih Rumah Dinas Jadi Lokasi Eksekusi Brigadir J, Kuasa Hukum Bongkar Alasannya, Beban Ditanggung Ini
-
68 Pimpinan Ormas DKI Jakarta Gelar Silaturahmi Bersama Gubernur Anies Baswedan
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur
-
Kronologi Pemudik Terjebak di Jalan Sawah Sleman Akibat Google Maps, Antrean Panjang Tak Terhindar
Terkini
-
Mendagri Sebut WFH 1 Hari Sepekan Tak Masalah, Kini Tinggal Tunggu Arahan Prabowo
-
Cerdas! Iran Mau Hancurkan Pusat Desalinasi Air Punya Israel, Warga Timur Tengah Bisa Mati Kehausan
-
Jelang Masuk Sekolah Usai Lebaran, KPAI Soroti Risiko Kelelahan hingga Tekanan Mental Anak
-
Analisis: Waktunya Pakai Energi Terbarukan saat Krisis BBM karena Perang Iran
-
Diperiksa Penyidik Usai Kembali ke Rutan KPK, Yaqut: Mohon Maaf Lahir Batin
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Gubernur DKI Tunggu Keputusan Pusat soal WFH ASN untuk Efisiensi BBM
-
Australia Lumpuh, SPBU Kehabisan BBM Imbas Perang Iran
-
KPK Panggil Ulang Gus Yaqut Hari Ini, Ada Apa Setelah Status Penahanan Kembali ke Rutan?
-
Iran Ajak Negara Arab Bersatu Bentuk Pakta Pertahanan Berbasis Al Quran