Suara.com - Operasi penertiban pasangan-pasangan yang melakukan kegiatan asusila di tempat umum tampak dilakukan di Padang Sidempuan, Sumatera Utara.
Sejumlah anggota Satpol PP, TNI, dan Polri menggerebek beberapa pondok yang berada di Bukit Simarsayang pada Selasa (27/9/2022). Benar saja, di sana mereka menemukan pondok yang tengah dijadikan tempat asusila pasangan muda.
Namun yang menjadi sorotan, si pria justru langsung kabur karena takut diciduk aparat. Tidak peduli dengan tubuhnya yang masih setengah telanjang, bahkan ia tampak cuma memakai celana pendek, pria itu memacu kakinya sekencang mungkin meninggalkan lokasi.
Seorang petugas sempat mencoba untuk mengejar dan meneriaki pria yang kabur tersebut, tetapi nihil.
Mirisnya lagi, aksi tak bertanggung jawab pria ini menyebabkan pasangannya sendirian "dikepung" oleh para anggota Satpol PP, bahkan ketika wanita itu masih dalam kondisi belum berbusana.
"Pakai celanamu!" perintah seorang petugas Satpol PP Kota Padang Sidempuan kepada wanita yang hanya bisa pasrah di dalam pondok remang-remang tersebut.
Mengutip keterangan di kolom caption, wanita itu adalah seorang warga Sihitang bernama YH (19). Sementara pasangannya yang kelewat pengecut dan kabur tersebut adalah AS (21), seorang warga Sabungan.
Peristiwa ini tentu menjadi sorotan banyak warganet. Beramai-ramai mereka menghujat AS yang main kabur meninggalkan pasangannya begitu saja.
"Positif aja, siapa tau yang cowok bukan kabur, tapi lagi cari bantuan," komentar warganet.
Baca Juga: Ucapan Kang Dedi Mulyadi Kepada Najwa Shihab Soal Menceraikan Istri Viral Lagi
"Singa saja melawan kalo betina nya di tangkap, eh si onoh malah kabur," ledek warganet.
"Kasian kali kau mbak ditinggal gitu aja, di tempat yang kotor lembab gitu pula ishhh," kata warganet.
"Ya aampuuuun, udah tempatnya begitu, di tinggal pula sama yang laki... mba mbaaa, kok ya mauuu... pol pp nya juga, yang laki pada rebutan masuk pengen liat, hadeeeehhhh!" ujar warganet.
"Kasian amat cewenya , kan ketahuan gitu aja ga mau tanggung jawab," timpal yang lainnya.
Sanksi Pelaku Asusila di Tempat Umum
Berbuat mesum di tempat umum memang meresahkan masyarakat sehingga tidak jarang langsung diciduk oleh aparat yang berwenang.
Berita Terkait
-
Puan Viral Cemberut, Pengamat: Senyum Itu Bagian dari Sedekah dalam Islam
-
Gayanya Melokal Banget! Bule Rusia Keliling Jawa Kendarai Sepeda Motor Bebek
-
Penumpang Kereta Ini Jadi Sorotan Massal, Perjuangan Ayah ke Anaknya Bikin Publik Terenyuh
-
Kelompok MUA dihukum Pengajian, Fashion Show Tanpa Izin di Masjid
-
Tega! Pemuda Membabi Buta Pukuli Saudara, Ngamuk hingga Ancam Bunuh Orangtua Sendiri
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara