Suara.com - Vera Simanjuntak, kekasih Brigadir J menangis pilu menceritakan pesan menyesakkan yang dikatakan oleh almarhum Yosua dalam video call terakhirnya.
Brigadir J dikabarkan sempat bertanya soal alasan Vera yang setia menunggunya.
"Kenapa masih nunggu abang dek?" tanya Brigadir J diungkapkan Vera dalam program Rosi yang tayang dalam kanal YouTube KOMPASTV.
Vera pun lantas menjawab dengan yakin dan tegas bahwa dirinya sayang dengan Yosua.
Saat perbincangan dua sejoli dari hati ke hati tersebut, keduanya sudah saling menangis satu sama lain dalam video call terakhir.
Tahu-tahu, Yosua memberikan pesan memilukan kepada Vera yang membuatnya menangis.
"Buka ya hatimu ya dek, buat laki-laki lain," tutur Brigadir J kepada Vera.
Wanita kekasih Brigadir J itu lalu menangis mengungkapkan kembali pesan almarhum.
Ibu Brigadir J yang berada di sampingnya pun ikut menangis dan langsung menenangkan Vera.
Baca Juga: Resmi, Putri Candrawathi Masuk Sel Tahanan Hari ini
Kedua wanita dengan duka mendalam karena kehilangan sosok Brigadir J itu terlihat saling menguatkan satu sama lain.
Tak hanya itu, almarhum juga sempat mengatakan akan menanti Vera dengan lelaki lain supaya bahagia.
"Kalau abang tetap sendiri dek," kata almarhum.
Mendengar hal tersebut, Vera mengaku seketika membantah dengan berkata tak mau meninggalkan Brigadir J dan hanya mau menikah dengan almarhum.
Brigadir J hanya terdiam mendengar bantahan sang kekasih dan menutup video call tersebut karena dadanya sesak sehingga ingin tidur.
Sebelumnya, Vera juga mengungkapkan bahwa Brigadir J sebenarnya memiliki masalah yang tidak bisa diceritakannya ke keluarga.
Berita Terkait
-
Resmi, Putri Candrawathi Masuk Sel Tahanan Hari ini
-
Putri Candrawathi Ditahan, Presiden Jokowi Tandatangani Surat Pemecatan Ferdy Sambo
-
Akhirnya Putri Candrawathi Ditahan Dalam Kasus Pembunuhan Brigadir J, Lokasinya di Sini
-
Kapolri Beberkan Alasan Kenapa Putri Candrawathi Ditahan
-
Putri Candrawathi Tiba-tiba Sudah di Dalam Bareskrim dan Langsung Ditahan, Lewat Pintu Khusus Ini?
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Skema Ponzi Berbaju Syariah? Bongkar Modus Penipuan yang Mengelabui Investor Muslim
-
BGN Sapu Bersih Dapur MBG Bermasalah, 833 Ditutup dan Ratusan Pegawai Dipecat
-
Pembukaan Rute dan Layanan Baru Dongkrak Arus Peti Kemas Nasional
-
Jangan Asal Congkel, Ini 6 Cara Membersihkan Bunga Es di Freezer Secara Efektif
-
Disdik Padang Soal Siswi SD Meninggal: Tidak Ada Indikasi Perundungan
-
Usai Purbaya, Giliran Mendagri Peringatkan Jakarta soal Obligasi Daerah
-
Peran 7 Tersangka Bentrok Menteng: Dari Rusak Gerobak hingga Aksi Pengeroyokan Maut
-
Red Bull Power Race Hadir di Indonesia, 24 Atlet Berebut Tiket ke Bangkok
-
Misteri Sutrimo Tewas di Depan Klinik, Polisi Minta Keluarga Lapor Jika Ada Kejanggalan
-
Belajar dari Pemilu: Kualitas Calon Pemimpin Tak Boleh Jadi Kompromi