Suara.com - Penasihat Ahli Kapolri Irjen Purnawirawan Aryanto Sutadi secara blak-blakan mengaku lega tersangka kasus pembunuhan Brigadir J, Putri Candrawathi akhirnya resmi ditahan.
Aryanto menyampaikan kelegaan itu berdasarkan keputusan penyidik yang akhirnya mau melakukan penahanan terhadap istri Ferdy Sambo itu.
Namun menurut perkiraannya, waktu penahanan Putri baru sekarang tepat sebelum pemberkasan kedua karena bukti dari berkas tahap pertama.
"Saya pikir ya karena begitu oleh Jaksa berarti kan itu udah yakin bener ini tersangka yang diperiksa ini udah yakin pasti melanggar itulah, pasal itulah," tutur Aryanto dalam tayangan video kanal YouTube Kompas TV, Sabtu (01/10/22022).
"Sehingga polisi tidak berani ambil resiko lagi, jarena begitu dapat p21 ini dia konsekuensinya mau menyerahkan ini tersangka minggu depan. Sampai nanti nggak ditahan kemudian lari kan mabok polisi," sambungnya.
Oleh karena itu, Aryanto mengatakan Putri ditahan dahulu sekarang supaya polisi tak ambil resiko kedepannya.
Pasalnya, beberapa alasan Putri tak ditahan sebelumnya seperti kesehatan dan lainnya.
"Untunglah sekarang ini dalam posisi ditahan sehingga nanti Jaksa seandainya nanti CPU ya, mempertimbangkan ditahan ini Jaksa sudah tidak kikuk kan," jelas Aryanto.
Aryanto memberikan pendapat bahwa penahanan Putri kali ini menandakan bahwa polisi legitimate, dalam arti masih mendengar pertanyaan atau kecurigaan publik.
Baca Juga: Najwa Shihab Dihujat Gegar Otak, Nikita Mirzani Sentil Masa Lalu: Ayang Syambo..
"Ya syukurlah mau menahan sehingga polisi masih mendengar (pertanyaan publik)," pungkasnya.
Sementara itu, IPW juga menyampaikan bahwa penahanan Putri pada Jumat (30/09/2022) ini sudah sesuai dengan prediksi mereka.
Penahanan Putri Candrawathi Sesuai dengan Prediksi IPW: Tetap Bisa Komunikasi dengan Anak
Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso menyampaikan bahwa waktu penahanan Putri Candrawathi sudah sesuai dengan dugaan mereka.
Menurut Sugeng, keputusan polisi untuk menahan istri Fery Sambo, Putri Candrawathi merupakan jawaban dari pertanyaan publik selama ini.
"Ya terjawablah keinginan publik itu," tutur Sugeng dalam tayangan video di kanal YouTube Kompas TV pada Sabtu (01/10/2022).
Tag
Berita Terkait
-
Najwa Shihab Dihujat Gegar Otak, Nikita Mirzani Sentil Masa Lalu: Ayang Syambo..
-
Bobotoh Diminta Jaga Kondusifitas Laga Persib Vs Persija, Bila Melanggar Bakal di Sanksi
-
Nelayan yang Sempat Ditahan di Malaysia Dibebaskan dan Sudah Diserahkan ke Keluarga
-
Putri Candrawathi Ditahan di Rutan Mabes Polri, Mahfud MD: Kuncinya Ada di Kapolri
-
Putri Candrawathi Resmi Ditahan, Organisasi Relawan Sosial Apresiasi Ketegasan Kapolri: Kami Bangga
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba