Suara.com - Momen tersangka Ferdy Sambo tiba saat diserahkan ke Kejaksaan Agung (Kejagung) RI tengah menjadi sorotan dan membuat warganet gagal fokus.
Pasalnya, Ferdy Sambo dinilai masih mendapatkan perlakuan istimewa selayaknya tamu VIP.
Dilihat Suara.com, momen yang disiarkan kanal YouTube Kompas TV itu menunjukkan saat tersangka kasus pembunuhan berencana Brigadir J tiba di Kejagung RI, Rabu (05/10/2022).
Saat Ferdy Sambo hendak keluar, salah seorang aparat tampak telah menyiapkan payung biru-hitam.
Payung itu pun lalu diberikan ke aparat lainnya dan sosok itu dengan sigap langsung mengarahkan payung di atas pintu mobil untuk menghalau gerimis.
Salah satu aparat secara sukarela memayungi para tersangka pembunuhan berencana Brigadir J, termasuk Ferdy Sambo dan sang istri.
Setelah itu, Ferdy Sambo dan istrinya yang berpakaian tahanan oranye keluar dari mobil. Mereka satu persatu masuk ke dalam gedung Kejagung.
Adapula, Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi datang menggunakan kendaraan taktis (rantis) milik Brimob dan masih dikawal bak jenderal polisi.
Keduanya diketahui tiba di depan Gedung Jaksa Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) sekitar pukul 11.50 WIB.
Baca Juga: Febri Diansyah: Pak Sambo Memasrahkan Nasibnya pada Majelis Hakim
Kemunculan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi itu langsung disambut heboh dari awak media yang berada di lokasi.
Momen itu seketika ramai dan membuat geger warganet di jagat media sosial Twitter.
Warganet secara blak-blakan mengaku heran Ferdy Sambo dan Putri masih diperlakukan begitu baik.
"Gagal fokus sama yang ngasih mayungin. Sampai segitunya kah memperlakukan si FS, padahal sudah jelas-jelas tersangka masih saja dapat perlakuan khusus seperti itu," tulis @And***.
"Dipayungin nggak tuh!? Serasa istimewa sekali tu," komentar @fad***.
"Gerimis doang tapi masih dipayungi lho? Servisnya bagus banget," sindir @Cer***.
Berita Terkait
-
Febri Diansyah: Pak Sambo Memasrahkan Nasibnya pada Majelis Hakim
-
'Nyanyian' Ferdy Sambo Soal Motif Bunuh Brigadir J: Ngaku Lakukan Demi Cinta Pada Istri
-
Dulu Pernah Terucap, Kini Sebuah Kalimat Tegas Presiden Jokowi Kembali Terlontar Instruksi Usut Tragedi Kanjuruhan
-
Suara Ferdy Sambo Tak Keluar, Keburu Dimasukkan ke Kendaraan Taktis
-
Segera Disidang, Ferdy Sambo Serahkan Nasibnya ke Majelis Hakim
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga